Jadi Magnet GTWCA Mandalika, Sean Gelael Tutup Akhir Pekan dengan 2 Podium
Sean Gelael berhasil menyelesaikan debutnya di Sirkuit Mandalika dengan pengalaman yang sangat berkesan saat mengikuti putaran kedua GT World Challenge Asia.
Sean Gelael berhasil menyelesaikan debutnya di Sirkuit Mandalika dengan kesan yang mendalam saat mengikuti putaran kedua GT World Challenge Asia (GTWCA) pada 1 hingga 3 Mei 2026. Ia tidak hanya menjadi sorotan ribuan penggemar sepanjang akhir pekan balap, tetapi juga menunjukkan penampilan yang mengesankan dengan meraih pole position dan membawa pulang dua trofi podium dari Race 1. Hal ini semakin menegaskan posisinya sebagai bintang utama motorsport nasional di Mandalika.
Garasi Sean selalu dipenuhi oleh para penggemar pada sesi pit walk, di mana permintaan untuk berfoto bersama dan meminta tanda tangan menjadi pemandangan yang umum. Sean dengan senang hati memenuhi permintaan tersebut, bahkan menambahkannya dengan membagikan merchandise kepada penggemar. Grid walk juga tidak kalah ramai pada hari Sabtu (2/5/2026) dan Minggu (3/5/2026). Di lokasi yang menyentuh aspal panas Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, terlihat antusiasme yang tinggi dari penggemar yang memiliki akses ke area tersebut.
Antusiasme Penonton
Pengunjung sangat antusias saat melihat langsung mobil Ferrari 296 GT3 Evo bernomor 50 dan berkesempatan untuk berfoto bersama Sean. Pembalap yang juga menjabat sebagai Brand Ambassador Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, dan SPBU Pertamina itu mengungkapkan bahwa kehadiran para penonton memberikan semangat yang luar biasa untuknya. "Saya sangat senang akhirnya benar-benar bisa balapan di Mandalika di depan ribuan penonton yang hadir dan itu membuat motivasi jadi berlipat," ujarnya. Motivasi yang didapatnya tersebut berkontribusi pada pencapaian luar biasa, di mana ia berhasil meraih pole position dan naik podium dua kali, yaitu P3 secara keseluruhan dan P2 dalam kategori Silver pada Race 1 yang berlangsung pada hari Sabtu kemarin.
Insiden dengan Fong
Pada Race 2 yang berlangsung sehari setelahnya, Sean memulai balapan dari posisi keenam (P6). Sebelum lomba dimulai, ia menyatakan di grid bahwa ia akan memberikan performa terbaiknya seperti yang dilakukan pada Race 1. Meskipun Sean sudah berada di jalur untuk meraih podium di kelas Silver, sayangnya ia terlibat dalam insiden yang tidak diinginkan. Tabrakan dengan Adderley Fong, yang mengendarai Ferrari #13, terjadi di Tikungan 11 dan membuat Sean Gelael terjebak di gravel. Akibat kerusakan parah pada mobilnya, Sean terpaksa mengakhiri balapan lebih awal dari yang direncanakan. "Saya lihat dia melebar dan saya berusaha menyusulnya karena kesempatan terbuka. Tetapi jalurnya ditutup dan terjadilah tabrakan itu," kata Sean setelah lomba, menjelaskan insiden yang melibatkan dirinya dengan Fong.
Balapan Berikutnya
Penampilan pertama Sean di Mandalika meninggalkan kesan yang mendalam, terutama karena antusiasme yang ditunjukkan oleh berbagai pihak. Tidak hanya penonton yang datang berbondong-bondong, tetapi juga banyak media yang meliput acara tersebut. Berbagai media lokal dan internasional hadir untuk memberikan liputan, menunjukkan betapa tingginya minat terhadap Sean Gelael. Mereka pastinya sangat menantikan momen kapan Sean akan kembali berlaga di Mandalika. Namun, hal ini hanya mungkin terjadi jika waktu, jenis kejuaraan, dan jadwal dapat berkoordinasi dengan baik.
Saat ini, komitmen Sean untuk berkompetisi di FIA WEC dan GT World Challenge Europe sangat menyita perhatian dan waktunya. Ia harus menghadapi setidaknya 13 balapan endurance sepanjang musim, dan ini belum termasuk jadwal tes yang juga sangat padat. Dengan demikian, fokusnya terbagi antara persiapan untuk balapan dan jadwal yang sudah ditetapkan. Balapan berikutnya bagi Sean Gelael adalah FIA WEC putaran kedua, yaitu 6 Hours of Spa-Francorchamps yang akan diadakan di Belgia pada 9 Mei 2026. Ini adalah kesempatan yang dinanti-nantikan, dan diharapkan ia dapat memberikan performa terbaiknya di sirkuit tersebut.