Pembalap Indonesia, Sean Gelael, secara tegas menyatakan targetnya untuk meraih kemenangan di ajang balap ketahanan prestisius, 24 Hours of Le Mans, pada musim 2026 mendatang. Ambisi besar ini merupakan bagian integral dari usahanya untuk merebut gelar juara dunia balap ketahanan. Pernyataan ini disampaikan Sean saat ditemui di Jakarta, Sabtu (14/2/2026), menunjukkan semangat baru di awal musim kompetisi.
Dalam dua tahun terakhir, tim yang dibela Sean Gelael telah menunjukkan performa yang sangat kompetitif di berbagai ajang balap ketahanan. Mereka berhasil finis sebagai runner-up sebanyak dua kali di FIA World Endurance Championship (WEC). Selain itu, Sean dan timnya juga dua kali menempati posisi runner-up di balapan Le Mans yang sangat diidamkan.
Meskipun kerap berada di posisi teratas dan meraih beberapa podium, gelar juara dunia selalu terhenti di balapan sebelum terakhir, dengan selisih poin yang sangat tipis. Namun, dengan pengalaman tersebut, Sean Gelael kini kembali dengan semangat dan optimisme tinggi untuk menghadapi tantangan musim ini. Ia yakin bahwa momentum kemenangan telah tiba.
Advertisement
Advertisement
Sean Gelael mengungkapkan bahwa timnya selalu berada dalam posisi yang sangat kompetitif, bahkan sering kali memiliki peluang besar untuk memenangkan balapan. Hal ini terlihat dari konsistensi mereka meraih podium di ajang WEC maupun GT World Challenge. Konsistensi ini menjadi modal berharga untuk musim balap 2026.
Meski demikian, persaingan ketat selalu membuat mereka harus puas di posisi runner-up, baik di kejuaraan dunia maupun di Le Mans. Selisih yang tipis ini menjadi motivasi kuat bagi Sean untuk bekerja lebih keras. Ia bertekad untuk mengakhiri tren nyaris juara dan membawa pulang gelar yang selama ini diincarnya.
Pembalap yang kini membela tim AF Corse 51 ini menilai bahwa peluang untuk meraih gelar juara musim ini tetap terbuka lebar. Ia percaya bahwa potensi timnya sangat besar untuk mencapai puncak. Harapan besar disematkan pada musim 2026 sebagai tahun di mana mereka bisa meraih kemenangan.
Advertisement
Advertisement
Sean Gelael menjelaskan bahwa secara realistis, peluang untuk bersaing dalam perebutan gelar juara musim ini jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Setiap musim, timnya selalu mampu berada di posisi teratas klasemen sementara. Konsistensi ini menunjukkan kekuatan dan adaptasi tim terhadap berbagai sirkuit.
Target utama Sean bukan hanya gelar umum, tetapi juga kemenangan di Le Mans 24 Hours. Balapan ini dianggapnya sebagai ajang paling prestisius dalam kalender balap ketahanan. Memenangkan Le Mans akan menjadi pencapaian bersejarah bagi kariernya dan timnya.
Dengan total 18 balapan yang akan dijalani musim ini, dan empat seri telah dilalui, Sean Gelael tetap optimistis. Ia menyadari bahwa hasil akhir tidak ada yang tahu, namun ia dan timnya akan terus bekerja keras dan melakukan yang terbaik. Sisanya, ia serahkan kepada Tuhan.
Advertisement
Advertisement
Optimisme Sean Gelael tidak lantas membuatnya lengah. Ia sangat menekankan pentingnya kerja keras dan konsistensi sepanjang musim balap. Faktor teknis di lintasan juga sangat memengaruhi hasil akhir, sehingga persiapan yang matang menjadi kunci utama.
Pengalaman dua kali menjadi runner-up di level dunia memberikan pelajaran berharga. Musim ini menjadi momentum baru bagi Sean dan tim AF Corse 51 untuk merebut gelar yang belum berhasil diraih. Mereka bertekad untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang ada.
Dengan dukungan penuh dari tim AF Corse 51, Sean Gelael siap menghadapi setiap tantangan. Ia berharap kerja keras dan dedikasi seluruh anggota tim dapat membuahkan hasil maksimal. Kemenangan di Le Mans dan gelar juara dunia balap ketahanan adalah impian yang ingin diwujudkan bersama.
Advertisement
Sumber: AntaraNews