Ramai Bendera One Piece di Daerah Jelang HUT ke-80 RI, Bagaimana di Jakarta?
Menyusul ramai fenomena pengibaran bendera One Piece yang viral di media sosial.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta terus belum menemukan adanya pengibaran bendera One Piece oleh warga di wilayah DKI Jakarta.
"Sampai saat ini belum ada laporan terkait dengan bendera One Piece," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/85).
Meski begitu, Satriadi mengakui pihaknya terus melakukan pemantauan pengibaran bendera One Piece yang dilakukan oleh masyarakat jelang HUT ke-80 RI. Hal ini menyusul ramai fenomena pengibaran bendera One Piece yang viral di media sosial.
"Pemantauan tetap kita laksanakan, tapi sampai saat ini belum ada laporan," ujar dia.
Lebih lanjut, Satriadi belum dapat memastikan langkah atau tindakan apa yang akan dilakukan Satpol PP DKI Jakarta ketika ada masyarakat yang mengibarkan bendera One Piece.
"Makanya sekarang kan karena belum ada, kami belum bisa bicara. Perkembangannya kan nanti kami harus koordinasi sama kepolisian, macam-macam kan gitu kan ya," ungkap Satriadi
Satriadi mengimbau masyarakat Jakarta agar mengibarkan bendera merah putih. Mengingat, perayaan HUT ke-80 RI tinggal menghitung hari.
"Kami mengimbau kepada masyarakat, karena memang sekarang kan memperingati hari ulang tahun kemerdekaan, ya sebaiknya mengibarkan bendera merah putih lah," kata Satriadi.
Reaksi Kepala Daerah
Gubernur DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menyerahkan persoalan tersebut kepada pemerintah pusat.
"Untuk hal yang berkaitan dengan bendera, biarlah itu pemerintah pusat saja," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (5/8).
Tanggapan Gubernur Jawa Barat
Berbeda dengan Pramono, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai apa yang saat ini terjadi merupakan bagian atau bentuk dari masyarakat melakukan ekspresinya.
"Hal-hal lain semua orang boleh berekspresi. Dan ekspresi itu hak setiap orang. Yang penting semua orang berekspresi itu mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan benderanya merah putih," kata Dedi Mulyadi saat dijumpai wartawan di sela rapat kerja dan konsultasi nasional APINDO, di Bandung, Selasa (5/8).
Dedi menegaskan, pengibaran bendera One Piece tak jadi masalah selagi tidak menyalahi aturan perundangan-undangan. Namun, bendera merah putih ditegaskannya mesti berada paling atas saat dikibarkan.
"Kita yang penting adalah setiap orang itu mencintai Indonesia, memasang bendera merah putih. Tidak ada bendera lain di atas, semua bendera yang paling atas adalah merah putih," tegasnya.
Komentar Wali Kota Solo
Senada dengan Dedi Mulyadi, Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan, pemerintah Surakarta tidak melarang pemasangan bendera dan mural bertema anime One Piece menjelang HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Namun, hal ini tetap memperhatikan dengan bendera merah putih tetap menjadi yang paling utama.
"Nggak (melarang), keren, bagus. Yang penting Indonesia harus yang utama. Bendera lambang negara yang dilindungi undang-undang," ujar Respati.
Apalagi, tidak ada aturan baku terkait simbol-simbol atau ornamen kreatif digunakan warga dalam menyambut Hari Kemerdekaan. Menurut dia, ekspresi budaya populer seperti One Piece, Gatot Kaca, maupun Ramayana sah-sah saja dilakukan.
"Jadi mau masang One Piece, Gatot Kaca, Ramayana, kan enggak ada SOP tertulis kan, itu kreasi aja. Yang penting kita wajib memasang bendera Merah Putih," tegas Respati.