PSBM XXVI: Perkuat Jejaring Bisnis Saudagar Bugis Makassar Dorong Ekonomi Nasional
Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI menjadi wadah strategis untuk memperkuat jejaring bisnis, sinergi usaha, dan investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI yang berlangsung di Makassar pada 26-27 Maret 2026 sukses mempertemukan berbagai tokoh dan saudagar terkemuka. Acara tahunan ini bertujuan utama membangun jejaring bisnis yang solid demi kemajuan perekonomian Indonesia. Inisiatif ini menegaskan komitmen diaspora Bugis Makassar dalam kontribusi ekonomi nasional melalui penguatan Jejaring Bisnis PSBM.
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) Andi Amran Sulaiman, yang juga menjabat Menteri Pertanian, secara resmi membuka giat ini. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya memperkuat ekonomi berbasis diaspora Bugis Makassar. Kekuatan kolektif ini dianggap sebagai motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia.
PSBM bukan sekadar tradisi rutin, melainkan instrumen nyata untuk menciptakan sinergi usaha, menarik investasi, dan memberdayakan ekonomi umat. Forum ini diharapkan dapat melahirkan kolaborasi baru yang berdampak positif. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan relevansi PSBM sebagai platform nasional yang penting dalam mengembangkan Jejaring Bisnis PSBM.
Peran Strategis Jejaring Bisnis PSBM dalam Perekonomian Nasional
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa PSBM memiliki peran krusial dalam memperkuat jejaring ekonomi berbasis diaspora Bugis Makassar. Beliau melihat diaspora ini sebagai kekuatan besar yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan. Jejaring Bisnis PSBM diharapkan menjadi katalisator bagi berbagai inisiatif ekonomi di masa depan.
Menurut Amran, PSBM adalah instrumen nyata untuk membangun sinergi usaha, menarik investasi, serta memberdayakan ekonomi umat. Pernyataan ini menunjukkan visi luas PSBM yang tidak hanya berfokus pada keuntungan semata, tetapi juga pada kesejahteraan bersama. Forum ini menjadi jembatan bagi berbagai pelaku usaha untuk berkolaborasi melalui Jejaring Bisnis PSBM.
Selain fokus pada penguatan jejaring saudagar, Amran juga meluncurkan operasional Sekolah Unggulan KKSS. Langkah ini merupakan investasi jangka panjang yang menghubungkan antara pengembangan ekonomi dan pendidikan. Inisiatif ini menunjukkan bahwa PSBM memiliki perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, melengkapi upaya Jejaring Bisnis PSBM.
Kehadiran Tokoh Nasional dan Lintas Sektor dalam Jejaring Bisnis PSBM
PSBM XXVI turut diramaikan oleh deretan tokoh nasional dan lokal yang memberikan warna tersendiri pada forum tersebut. Inisiator PSBM, Aksa Mahmud, mengingatkan kembali akan akar sejarah pertemuan ini sebagai wadah jejaring bisnis yang kuat. Beliau menekankan pentingnya keberlanjutan tradisi ini dalam membangun ekonomi melalui Jejaring Bisnis PSBM.
Tokoh-tokoh seperti Tamsil Linrung, Nasaruddin Umar, dan Veronica Tan juga turut hadir dalam acara ini. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa PSBM telah berkembang menjadi forum lintas sektor yang komprehensif. Forum ini menyatukan berbagai perspektif mulai dari ekonomi, sosial, hingga keagamaan dalam satu ruang dialog yang konstruktif untuk Jejaring Bisnis PSBM.
Politisi asal Sulawesi Selatan seperti Meity Rahmatia, Andi Iwan Aras, dan Syamsu Rizal juga aktif meramaikan diskusi dan interaksi. Partisipasi mereka menambah dimensi politik pada forum ekonomi ini. Hal ini memperkuat posisi PSBM sebagai platform yang relevan bagi berbagai pemangku kepentingan dalam Jejaring Bisnis PSBM.
Tidak hanya itu, kehadiran para gubernur dari berbagai provinsi semakin mempertegas posisi PSBM sebagai forum strategis berskala nasional. Di antara yang hadir adalah Andi Sumangerukka, Sherly Tjoanda Laos, Yulius Selvanus Komaling, Apolo Safanpo, dan Zainal Arifin Paliwang. Rudy Mas'ud, Ketua APPSI dari Kalimantan Timur, juga turut membawa semangat kolaborasi antarprovinsi, menunjukkan luasnya cakupan Jejaring Bisnis PSBM.
Sumber: AntaraNews