Presiden Prabowo Sebut Banyak Alumni Taruna Nusantara Duduki Posisi Strategis Kabinet
Presiden Prabowo menyebut banyak lulusan SMA Taruna Nusantara menempati posisi strategis di kabinet, termasuk Menlu, AHY, hingga Seskab.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Sekolah Menengah Atas Taruna Nusantara telah melahirkan banyak lulusan yang menonjol di tingkat nasional.
Hal tersebut, menurutnya, tercermin dari sejumlah alumni yang kini menempati posisi penting dalam jajaran kabinet Merah Putih.
“Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi karena sejak (tahun) 90 sampai sekarang terbukti bahwa kader-kader lulusan TN (Taruna Nusantara) telah membuktikan diri menonjol di tingkat nasional,” kata Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1).
“Bahkan di kabinet yang saya pimpin, tadi sudah saya sebut alumni-alumninya saya kira cukup banyak lulusan TN di tier satu,” sambungnya.
Menteri dan Pejabat Alumni Taruna Nusantara
Dalam sambutannya, Prabowo sempat menyebut satu per satu anggota kabinet dan pejabat negara yang merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara.
Di antaranya Menteri Luar Negeri sekaligus Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara, Sugiono, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, alumni Taruna Nusantara angkatan ke-6.
Sugiono tercatat sebagai lulusan angkatan ke-5. Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY juga merupakan alumni Taruna Nusantara angkatan ke-5.
Nama lain yang disebut Prabowo antara lain Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, alumni angkatan ke-11, serta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, lulusan angkatan ke-6.
Selain itu, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, alumni angkatan ke-15, serta Komandan Paspampres Mayjen Edwin Sumanta, lulusan angkatan ke-2, juga disebut dalam daftar tersebut.
“Sekretaris Kabinet RI, alumni TN angkatan ke-15, Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya. Komandan Paspampres, alumni TN angkatan ke-2, Mayor Jenderal TNI Edwin Sumanta,” ujar Prabowo.
Peresmian SMA TN Malang
Sebelumnya, Prabowo meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan rencana pengembangan sekolah unggulan serupa di berbagai wilayah Indonesia.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Selasa 13 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang,” tutur Prabowo.
Prosesi peresmian ditandai dengan pemukulan gong. Prabowo berharap keberadaan sekolah tersebut dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Ia menyebut saat ini terdapat tiga SMA Taruna Nusantara yang beroperasi di Magelang, Cimahi, dan Malang. SMA Taruna Nusantara Magelang menjadi yang tertua karena berdiri sejak 1990.
Prabowo juga mengungkap rencana penambahan tiga SMA Taruna Nusantara baru hingga akhir 2026, masing-masing di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan, Minahasa Sulawesi Utara, dan Pagar Alam Sumatera Selatan.
“Kita harapkan akhir Desember 2026, kampus-kampus tersebut sudah bisa beroperasi,” kata Prabowo.