Prabowo Temukan Masalah Makan Bergizi Gratis: Ini Cukup Besar, Kolosal
Prabowo mengakui, pelaksanaan MBG memang tidak mudah lantaran ada sekitar 82 juta anak Indonesia yang perlu diberi makan.
Presiden Prabowo Subianto melakukan sidak ke dapur umum dan sekolah untuk meninjau langsung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Jakarta Timur, Senin (3/2). Prabowo mengunjungi SD Negeri 05 Jati dan TK Negeri 02 di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Prabowo juga sempat meninjau dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rawamangun, Jakarta Timur. Kepala negara menyampaikan terima kasih atas kepada Badan Gizi Nasional (BGN) yang berhasil melaksanakan MBG.
"Saya tadi sudah lihat di Jakarta Timur sudah saya lihat dua sekolah dan saya sudah lihat dapurnya. Ya kita, saya ucapkan terima kasih ke BGN yang sudah berhasil," kata Prabowo di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (2/3).
Prabowo cukup mengapresiasi pelaksanaan MBG dan merespons positif Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) sebagai pelaksana MBG. Meski masih ada masalah, Prabowo bakal terus berupaya agar MBG bisa berjalan baik.
"Tentunya kita ingin lebih baik, lebih sempurna, tadi sudah bagus. Tenaga SPPI-nya saya ketemu, pengendalinya lumayan sudah bagus. Tentunya kita akan sempurnakan," ucap Prabowo.
"Masih ada masalah. Saya kira lelang-lelang belum tuntas tapi memang kita buat satu bulan jalan ya, dan ini bukan masalah ringan," ujarnya.
Prabowo mengakui, pelaksanaan MBG memang tidak mudah lantaran ada sekitar 82 juta anak Indonesia yang perlu diberi makan.
"Ini masalah bisa dikatakan cukup besar. Kolosal mungkin ya. Kita akan beri makan 82 juta anak," kata Prabowo.
"Jadi dalam satu tahun ini saya kira sudah suatu terobosan. Walaupun tentunya masih banyak orang tua, masih banyak sekolah, masih banyak anak-anak yang yang sudah dengar ada program ini, tapi belum sampai kita ke situ. Tapi kita akan kerja keras untuk sampai seluruh Indonesia," pungkasnya.