Prabowo Dorong Deeskalasi Konflik Israel-Iran
Prabowo berharap Iran dan Israel segera bisa berdamai.
Presiden Prabowo Subianto menyebut, pengaruh Rusia sangat besar untuk bisa menekan ketegangan dari perang Iran dan Israel. Prabowo sendiri berharap Iran dan Israel segera bisa berdamai.
Hal itu disampaikan oleh Prabowo usai bertemu Presiden Putin di Istana Konstantinovskiy, St. Petersburg, dikutip Sabtu (21/6).
"Ya tentunya pengaruh Rusia lebih besar ya di kawasan itu, khususnya dengan Pemerintah Iran. Jadi, saya kira peran dari Pemerintah Rusia akan sangat besar. Ya, semua akan berusaha untuk deeskalasi," ungkap Prabowo.
Prabowo menekankan banyak negara, tentunya termasuk Indonesia, menginginkan Israel dan Iran menempuh jalan damai.
"Kita ingin semua turunkan suhu. Kita ingin cari penyelesaian jalan keluar yang damai untuk semua pihak," ucapnya.
Diketahui, Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke St Petersburg pada 18 hingga 20 Juni 2025.
Prabowo dan Putin Bahas Konflik Regional-Global
Dalam lawatan itu, Prabowo bertemu dengan Presiden Putin sebanyak dua kali, yaitu di Istana Konstantinovskiy saat kunjungan resmi Presiden Prabowo, Kamis (19/6), dan saat berbicara di atas panggung yang sama dalam acara forum ekonomi dunia Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025, Jumat.
Di Istana Konstantinovskiy, Putin dan Prabowo bertemu empat mata (tete-a-tete) selama kurang lebih 2 jam membahas berbagai isu bilateral, regional, dan global. Dalam pernyataan pers bersamanya, Putin dan Prabowo tidak menyebut secara spesifik isu regional dan global yang dibahas, tetapi keduanya menyatakan punya pandangan yang sama terhadap sejumlah isu.
“Kami menghormati kedaulatan setiap negara. Kami ingin menyelesaikan semua masalah dengan damai, dan kami selalu ingin mengutamakan kolaborasi daripada konflik,” kata Prabowo saat kunjungan resmi di Istana Konstantinovskiy.
Kemudian, di atas panggung SPIEF 2025, Prabowo dan Putin bersama tiga pembicara utama lainnya juga banyak mengulas isu-isu geopolitik dan pengaruhnya terhadap perekonomian global dan dalam negeri. Isu-isu seperti eskalasi perang Israel-Iran juga turut dibahas dalam pertemuan tersebut.