Prabowo Beri Cendera Mata Vas Bunga Bercorak Batik dan Miniatur Borobudur ke Putin, Ini Maknanya
Pertemuan Prabowo dan Putin berlangsung selama lima jam.
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Senin (13/4) berlangsung akrab dan hangat.
Selain membahas sejumlah kerja sama dan isu strategis, kedua pemimpin negara itu juga saling bertukar cendera mata sebagai tanda persahabatan dan kenang-kenangan.
Sebelum berpamitan, Putin memberikan cendera mata berupa samovar, alat tradisional dari Rusia untuk memasak air dan merebus teh.
Sementara itu, Prabowo memberikan vas bunga bercorak batik khas Indonesia serta miniatur Candi Borobudur kepada Putin sebagai simbol kekayaan budaya dan warisan peradaban bangsa Indonesia.
"Ini dari Indonesia khusus, vas. Ini juga miniatur Borobudur," kata Prabowo ke Putin sebagaimana dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah RI, Selasa (14/4).
Putin terkesima dengan cendera mata diberikan Prabowo. Dia menyampaikan terima kasih atas pemberian cendera mata tersebut.
"Terima kasih banyak Yang Mulia," ucap Putin ke Prabowo.
Pertemuan Lima Jam
Sebagai informasi, pertemuan Prabowo dan Putin berlangsung selama lima jam. Usai rangkaian pertemuan bilateral, Putin secara langsung mengantar Prabowo hingga ke depan kendaraan resmi yang menjemput di halaman Istana Kremlin.
Gestur tersebut mencerminkan eratnya hubungan personal kedua pemimpin negara Indonesia-Rusia sekaligus menjadi simbol penghormatan dan persahabatan antar kedua negara.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan maksud dan tujuannya berkunjung ke Moskow, saat bertemu Presiden Rusia, Vladimir Putin di Istana Kremlin pada Senin, 13 Maret 2026. Prabowo mengatakan dirinya ingin berkonsultasi dengan Putin soal kondisi geopolitik dunia yang penuh ketidakpastiaan.
"Saya juga datang untuk konsultasi karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat," kata Prabowo sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden pada Senin, 13 Maret 2026.
Menurut dia, Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik dunia saat ini. Oleh sebab itu, Prabowo ingin berkonsultasi dengan Putin untuk menghadapi situasi ke depan serta mempererat kerja sama dengan Rusia.
"Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini. Karena itu, kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita hadapi situasi kedepan dan terutama kalau bisa kita terus mempererat kerjasama, terutama di bidang ekonomi dan energi," jelasnya.
Prabowo pun menyampaikan terima kasih kepada Putin yang sudah menerima kunjungannya dan delagasi Indonesia lainnya di Istana Kremlin. Prabowo juga mengucapkan selamat Hari Kosmonaut untuk Presiden Putin dan masyarakat Rusia.
"Saya ucapkan selamat bahwa baru saja Yang Mulia dan seluruh bangsa Rusia menghormati hari penting, hari Paskah juga. Saya tau bbeberapa hari lalu, 12 April kemarin, hari Kosmonaut bagi Rusia. Itu juga sangat besar pengaruh di dunia," tutur Prabowo.
Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Usai bilateral, Prabowo dan Putin melanjutkan pertemuan empat mata selama tiga jam.