Polres Bengkayang Perketat Pengamanan Paskah, Pastikan Ibadah Berjalan Kondusif
Polres Bengkayang mengerahkan personel gabungan untuk memperketat pengamanan Paskah, memastikan seluruh rangkaian ibadah umat Kristiani di wilayah tersebut berlangsung aman dan khidmat.
Kepolisian Resor (Polres) Bengkayang, Polda Kalimantan Barat, telah memperketat pengamanan pelaksanaan ibadah Hari Raya Paskah umat Kristiani. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan khidmat pada Minggu pagi. Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab meninjau langsung pengamanan di sejumlah gereja.
Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran untuk memastikan kesiapan personel dan efektivitas pengamanan di lapangan. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan. Selain itu, ini juga menjadi jaminan rasa aman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah Paskah.
Pengamanan ibadah Paskah dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Mereka disiagakan di berbagai titik gereja dan jalur lalu lintas. Hal ini menunjukkan komitmen aparat dalam menjaga ketertiban umum.
Fokus Pengamanan di Gereja Utama Bengkayang
Pengamanan intensif terlihat jelas di Gereja Katolik Santo Pius X Bengkayang, tempat misa dipimpin oleh RD Antin Silvianus. Sekitar 1.700 jemaat hadir memadati gereja tersebut. Kepadatan juga terlihat dari jumlah kendaraan yang mencapai sekitar 500 unit sepeda motor dan 100 unit mobil.
Akibat kepadatan tersebut, pengaturan lalu lintas dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan. Di Gereja Protestan PIBI Anugerah Bengkayang, ibadah yang dipimpin Pdt Dr Simson Lingob diikuti sekitar 278 jemaat. Jumlah kendaraan di lokasi ini mencapai sekitar 150 sepeda motor dan 25 mobil.
Kedua lokasi ini menjadi fokus utama pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas oleh aparat. Kapolres Bengkayang menegaskan bahwa seluruh personel telah dibekali arahan untuk melaksanakan tugas sesuai prosedur operasional standar (SOP). Pendekatan persuasif juga diutamakan dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Sinergi Aparat dan Imbauan Kamtibmas
Kapolres Syahirul Awab menyatakan bahwa kehadiran polisi bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan aman, tertib, dan lancar. Personel diarahkan untuk bertugas secara humanis, profesional, serta tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas. Ini menunjukkan pendekatan yang komprehensif.
Pengamanan tidak hanya melibatkan Polri, tetapi juga sinergi dengan TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Kolaborasi antarinstansi ini penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif. Mereka bekerja sama di berbagai titik strategis.
Kapolres juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Partisipasi aktif masyarakat sangat diharapkan. Dengan demikian, ibadah dapat berlangsung dengan khusyuk dan lancar tanpa hambatan.
Pengamanan Menyeluruh hingga Tingkat Kecamatan
Selain pengamanan di wilayah kota Bengkayang, jajaran Polres melalui Kepolisian Sektor (Polsek) di setiap kecamatan turut dikerahkan. Mereka melakukan pengamanan di gereja-gereja lainnya yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polres Bengkayang. Ini untuk memastikan cakupan keamanan yang merata.
Pengerahan Polsek bertujuan mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama rangkaian Pekan Suci. Langkah proaktif ini penting untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan. Setiap Polsek bertugas sesuai dengan karakteristik wilayahnya masing-masing.
Secara umum, pelaksanaan ibadah Hari Raya Paskah di wilayah hukum Polres Bengkayang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi antara aparat keamanan. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban bersama juga menjadi faktor kunci.
Sumber: AntaraNews