Polres Bengkayang dan Bank Mandiri Perkuat Akses KUR Petani Jagung untuk Dorong Produktivitas

Polres Bengkayang bersinergi dengan Bank Mandiri menyosialisasikan program KUR Petani Jagung, membuka akses permodalan mudah bagi kelompok tani guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan di Kalimantan Barat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polres Bengkayang dan Bank Mandiri Perkuat Akses KUR Petani Jagung untuk Dorong Produktivitas
Polres Bengkayang bersinergi dengan Bank Mandiri menyosialisasikan program KUR Petani Jagung, membuka akses permodalan mudah bagi kelompok tani guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan di Kalimantan Barat. (AntaraNews)

Polres Bengkayang, Kalimantan Barat, menggandeng PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk menyosialisasikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada kelompok tani pada Jumat (3/4). Inisiatif ini bertujuan memperkuat pembiayaan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, yang menjadi salah satu andalan daerah. Akses permodalan yang mudah diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas petani secara signifikan.

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab menekankan bahwa kendala permodalan seringkali menjadi hambatan utama yang dihadapi petani dalam meningkatkan produktivitas. Oleh karena itu, kehadiran KUR dinilai sebagai solusi konkret untuk mendorong pengembangan usaha pertanian. Bengkayang sendiri merupakan salah satu pemasok jagung ke Bulog di Kalimantan Barat, menunjukkan potensi besar yang perlu terus didorong.

Penguatan sektor pertanian tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja, penurunan angka kemiskinan, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sinergi antara kepolisian, perbankan, dan petani menjadi kunci utama dalam mewujudkan target Bengkayang sebagai salah satu sentra produksi jagung di Kalimantan Barat, bahkan berpotensi menjadi lumbung jagung nasional.

Peran Strategis Polres dan Potensi Jagung Bengkayang

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab menegaskan pentingnya dukungan pembiayaan yang mudah diakses petani untuk mengoptimalkan potensi jagung di wilayahnya. Ia melihat Bengkayang memiliki peluang besar untuk menjadi sentra produksi jagung di Kalimantan Barat, bahkan berpotensi menjadi lumbung jagung nasional. Dukungan permodalan melalui KUR diharapkan dapat mempercepat realisasi potensi tersebut.

Selain sosialisasi, Polres Bengkayang juga berkomitmen untuk melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap distribusi serta penjualan hasil panen. Hal ini guna memastikan petani memperoleh harga yang wajar dan kesejahteraan tetap terjaga. Upaya ini bertujuan mencegah praktik yang merugikan petani dan menjaga stabilitas ekonomi lokal.

Sinergi lintas sektor ini mencerminkan pendekatan holistik dalam pembangunan pertanian. Dengan melibatkan kepolisian, perbankan, dan komunitas petani, diharapkan tercipta ekosistem yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Tujuannya adalah menciptakan stabilitas ekonomi dan sosial melalui sektor pertanian yang kuat.

Kemudahan Akses KUR dari Bank Mandiri untuk Petani

Perwakilan Bank Mandiri Bengkayang, Nanda Patria Akbar, menjelaskan bahwa KUR dirancang khusus dengan suku bunga yang rendah dan prosedur pengajuan yang relatif sederhana. Hal ini bertujuan agar program pembiayaan ini dapat dijangkau oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk para petani. Kemudahan akses menjadi prioritas utama untuk mendukung sektor pertanian.

Nanda memaparkan secara rinci mekanisme pengajuan KUR, mulai dari persyaratan administrasi yang diperlukan hingga jenis pembiayaan yang tersedia. Proses pencairan dana juga dijelaskan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada petani. Skema pembayaran KUR dapat disesuaikan dengan siklus usaha pertanian, termasuk masa panen, memberikan fleksibilitas bagi petani.

Pembiayaan KUR dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan produktif dalam sektor pertanian. Ini termasuk pembelian sarana produksi pertanian seperti pupuk dan benih, pengadaan alat dan mesin pertanian modern, hingga pengembangan atau perluasan lahan garapan. Fleksibilitas ini memungkinkan petani untuk mengoptimalkan operasional mereka dan meningkatkan hasil panen.

Bank Mandiri juga memastikan adanya fleksibilitas dalam sistem pembayaran serta membuka peluang pengajuan kredit secara kolektif melalui kelompok tani. Pengajuan kolektif ini diharapkan dapat mempermudah petani kecil yang mungkin kesulitan mengajukan secara individu, selama memenuhi ketentuan yang berlaku. Sosialisasi ini diharapkan meningkatkan pemahaman petani terhadap akses pembiayaan sehingga mampu mengoptimalkan potensi pertanian jagung di Kabupaten Bengkayang secara berkelanjutan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi