Pilpres 2029 Masih Jauh, Gerindra Tegaskan Belum Bahas Cawapres
Menurutnya, pemerintah yang saat ini dipimpin Prabowo Subianto sudah menunjukkan prestasi yang sedemikian luar biasa dalam waktu yang cukup singkat.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menegaskan bahwa partainya hingga kini belum membahas soal calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2029, mengingat pesta demokrasi lima tahunan itu masih jauh dari pelaksanaan.
"Kita enggak pernah, belum pernah. Belum pernah membuka topik (cawapres). 2029 itu masih 3 tahun lagi. Banyak yang bisa terjadi 3 tahun kan. Jadi tidak ada bicara itu, masih fokus pada, itu tadi saya sampaikan kan, perjuangan ini masih panjang," kata Sugiono kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/2).
"Kita masih program-program yang dilancarkan, yang dikeluarkan atau diluncurkan oleh Pak Presiden ini juga harus terus kita kawal kesuksesannya. Dan saya kira itu juga merupakan pekerjaan yang luar biasa besar," sambungnya.
Prestasi
Menurutnya, pemerintah yang saat ini dipimpin Prabowo Subianto sudah menunjukkan prestasi yang sedemikian luar biasa dalam waktu yang cukup singkat.
"60 juta kurang lebih penerima manfaat dari MBG (Makan Bergizi Gratis). Kemudian secara statistik juga angka-angka perbaikan di bidang pengentasan kemiskinan," ungkapnya.
"Dan ini yang saya kira trajektori yang harus terus kita pelihara dan kita tingkatkan. Diskusi-diskusi soal hal-hal di luar ini saya kira belum ada. Karena kita masih terus memikirkan bagaimana semua ini berhasil," tambahnya.
Dua Periode
Meski belum membicarakan kursi cawapres untuk 2029 mendatang, Sugiono yang mewakili partainya itu mengucapkan terimakasih kepada partai politik lain yang siap memberikan dukungan kembali kepada Prabowo untuk menjadi dua periode.
"Kita terima kasih. Makasih atas dukungannya, kemudian yang saya tangkap ya, yang saya tangkap bahwa semua ini berawal dari cita-cita yang sama, keinginan yang sama, nafas yang sama," ucapnya.
Hingga sampai saat ini, pemerintahan Prabowo disebutnya masih tetap berada di garis atau konsisten dengan janjinya.
'Kemudian dalam periode satu tahun pemerintahan Pak Presiden ini, beliau memimpin dan dalam kepemimpinannya adalah menjalankan program-programnya, teman-teman juga merasa bahwa kita masih konsisten di garis itu, masih kuat di garis itu. Dan saya kira ya kalau cita-citanya udah sama, nafasnya sama, keinginannya sama ya," katanya.