PGRI dan ASKOT Gelar Festival Sepak Bola SD Ternate, Ajang Pencarian Bakat Muda
PGRI dan ASKOT PSSI Kota Ternate berkolaborasi menggelar Festival Sepak Bola SD Ternate untuk merayakan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025, diharapkan melahirkan talenta baru.
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Ternate bersama ASKOT PSSI Kota Ternate akan menyelenggarakan Festival Sepak Bola Tingkat SD. Kegiatan ini bertujuan memeriahkan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025. Festival ini menjadi wadah penting bagi pengembangan bakat sepak bola usia dini di Ternate.
Ajang bergengsi ini dijadwalkan mulai bergulir pada 29 November 2025 mendatang. Sebanyak 50 peserta dari berbagai Sekolah Dasar di Kota Ternate akan turut serta dalam kompetisi ini. Pertandingan akan digelar di lapangan Desta Mini Soccer, menjanjikan tontonan menarik bagi pecinta sepak bola.
Sekretaris ASKOT PSSI Kota Ternate, Kobe Rusdi, menyampaikan informasi ini di Ternate. Ia menjelaskan bahwa festival ini merupakan kolaborasi strategis antara dua organisasi besar. Tujuannya adalah mendukung pembinaan sepak bola dari tingkat dasar.
Persiapan dan Teknis Pelaksanaan Festival
Sebagai bagian dari persiapan matang, panitia pelaksana telah mengadakan manager meeting. Pertemuan ini berlangsung pada Jumat (21/11) di aula Kantor Bappelitbangda Kota Ternate. Acara tersebut dibuka oleh Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Ternate, Nurlaila Sarbin.
Rapat manajer turut dihadiri oleh Sekretaris PGRI Kota Ternate, Ikbal Ahmad. Kobe Rusdi menjelaskan bahwa pertemuan tersebut fokus membahas berbagai aspek teknis. Regulasi pertandingan juga menjadi poin utama diskusi untuk memastikan kelancaran acara.
Festival Sepak Bola SD Ternate ini akan menerapkan sistem gugur (knock out) pada putaran pertama. Durasi setiap pertandingan adalah 2x10 menit, memastikan intensitas dan kecepatan permainan. Kick-off perdana akan dimulai pada 29 November 2025 di Desta Mini Soccer.
Kolaborasi Strategis dan Tujuan Pembinaan
Kobe Rusdi menegaskan bahwa festival ini merupakan langkah konkret. Ini adalah upaya mendukung pengembangan sepak bola usia dini di Kota Ternate. "Kegiatan ini kolaborasi dari ASKOT dan PGRI dalam rangka memeriahkan HUT PGRI ke-80," ujarnya. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi positif antar lembaga.
Rusdi menambahkan bahwa selain perayaan HUT PGRI dan HGN 2025, acara ini memiliki misi edukasi. Festival ini menjadi wadah bagi guru dan sekolah untuk memahami peran mereka. Peran tersebut adalah membina minat serta bakat anak-anak di bidang sepak bola.
Pentingnya peran sekolah reguler dan Sekolah Sepak Bola (SSB) ditekankan dalam pembinaan ini. "Sekolah reguler dan Sekolah Sepak Bola (SSB) sama-sama punya peran penting," kata Rusdi. Ia menjelaskan bahwa pembinaan sepak bola bertujuan membentuk manusia yang baik terlebih dahulu. Setelah itu, baru diharapkan menjadi pemain level atas.
Harapan dan Dampak Jangka Panjang
Dengan terselenggaranya Festival Sepak Bola SD Ternate ini, panitia memiliki harapan besar. Mereka berharap muncul bibit-bibit muda potensial dari Kota Ternate. Ajang ini menjadi panggung bagi talenta-talenta baru untuk menunjukkan kemampuannya.
Festival ini juga diharapkan dapat memperkuat peran dunia pendidikan dalam pengembangan olahraga. Integrasi antara pendidikan dan olahraga menjadi kunci. Hal ini akan menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan atlet muda.
Melalui kegiatan ini, Kota Ternate berupaya menciptakan generasi penerus sepak bola yang berkualitas. Pembinaan sejak dini adalah investasi jangka panjang. Ini akan membawa dampak positif bagi kemajuan olahraga nasional.
Sumber: AntaraNews