Penting Peran Orangtua & Sekolah Tanamkan Pemahaman Keberagaman Terhadap Anak Sejak Dini
Pentingnya kebhinekaan harus ditanamkan sejak dini pada anak-anak untuk melindungi mereka
Peringatan Hari Anak Nasional selayaknya menjadi pengingat bagi semua bahwa anak-anak sebagai generasi penerus bangsa belum seutuhnya bebas dari ancaman intoleransi. Pemahaman akan pentingnya kebhinekaan harus ditanamkan sejak dini pada anak-anak untuk melindungi mereka.
Pemerhati Anak dan Keluarga Maharani Ardi Putri menekankan bahwa pendidikan utama anak justru dimulai di lingkungan keluarga. Orangtua diminta untuk aktif memantau dan memvalidasi apa yang dipelajari anak di sekolah.
"Sebagai orangtua yang bertanggung jawab bagi anaknya, dialog sehat akan lebih efektif dalam membentengi anak dari pemikiran intoleransi, ketimbang orangtua hanya melarang secara sepihak saja," terang Maharani dalam keterangannya, Rabu (23/7).
Dia menyarankan agar orangtua mengajak anak berdialog tentang materi pelajaran, bukan sekadar menerima begitu saja pembelajaran dari sekolah. Bila ditemukan materi yang meragukan, orang tua diwajibkan berkomunikasi langsung dengan pihak sekolah untuk klarifikasi.
Maharani juga menekankan pembentukan kemampuan berpikir kritis pada anak sebagai benteng ampuh melawan hoaks dan paham ekstrem. Daripada hanya menanamkan dogma, pendidik harus mengajarkan anak untuk bertanya, menganalisis, dan mengkritik.
"Dengan demikian, anak mendapatkan dua lapis perlindungan, yaitu materi pembelajaran yang moderat serta suasana rumah yang menghargai keberagaman," tuturnya.
Mengakhiri penjelasannya, Dosen di Fakultas Psikologi, Universitas Pancasila, Jakarta Selatan ini pun mengingatkan kembali bahwa intoleransi tumbuh subur jika ruang dialog dan pengawasan bersama terhadap anak lemah.
"Melalui seleksi guru yang bertanggung jawab, pengawasan kurikulum, pendampingan orangtua, dan pembiasaan berpikir kritis, paham-paham berbahaya dapat dicegah sejak dini," pungkasnya.