Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan Jalan Rusak, Warga Bisa Lapor via Telepon dan WA
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah meluncurkan layanan hotline untuk menerima pengaduan terkait kerusakan jalan yang memerlukan perbaikan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui Dinas Bina Marga, telah meningkatkan pengawasan terhadap kondisi jalan yang mengalami kerusakan dan memerlukan perbaikan. Respons cepat terhadap setiap temuan kerusakan jalan di lapangan juga menjadi fokus utama.
Selain itu, masyarakat kini dapat melaporkan kondisi jalan yang rusak melalui berbagai saluran pengaduan resmi yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Laporan tidak hanya dapat dilakukan melalui aplikasi JAKI, tetapi juga bisa disampaikan secara langsung ke Posko Dinas Bina Marga melalui hotline 021-3844444.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menyatakan bahwa layanan posko aduan dapat dihubungi baik melalui telepon maupun aplikasi WhatsApp untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan dengan cepat.
"Keberadaan hotline ini diharapkan menjadi sarana efektif bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas di Jakarta," ungkap Wenny dalam keterangannya, yang dikutip pada Jumat (30/1/2026).
Ia menambahkan bahwa Dinas Bina Marga DKI Jakarta sangat menghargai partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan kerusakan jalan, karena laporan tersebut sangat membantu dalam mempercepat penanganan jalan yang rusak di lapangan.
Wenny juga menjelaskan, "Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti agar jalan rusak tidak menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengendara."
Dengan adanya sistem pengaduan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam melaporkan kondisi jalan, sehingga keselamatan dan kenyamanan berkendara di Jakarta dapat terjaga dengan baik. Dinas Bina Marga berkomitmen untuk memberikan respon yang cepat dan tepat terhadap setiap laporan yang diterima dari masyarakat.
Upaya Mencegah Kecelakaan
Wenny menjelaskan bahwa Dinas Bina Marga DKI memiliki Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga di setiap kecamatan, suku dinas, serta satuan tugas (satgas) pasukan kuning yang selalu siap sedia untuk memantau dan menangani masalah di lapangan.
Setiap kali kerusakan terdeteksi, tindakan segera akan diambil untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Selain itu, sebagai langkah mitigasi, pihaknya juga memasang marka atau garis peringatan di lokasi-lokasi jalan yang rusak agar masyarakat lebih berhati-hati saat melintas.
"Penanganan saat ini dilakukan secara sementara dan darurat dengan penambalan. Namun, ketika kondisi cuaca sudah mendukung, perbaikan permanen akan dilakukan menggunakan aspal hotmix agar kualitas jalan lebih baik dan lebih tahan lama," kata dia. Dengan demikian, diharapkan jalan yang diperbaiki dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.
Ada 6.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta
Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah melakukan perbaikan pada sekitar 6.000 titik jalan yang berlubang di seluruh ibu kota, terutama selama musim hujan yang melanda Jakarta di awal tahun 2026. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menyatakan bahwa peningkatan curah hujan yang terjadi mengakibatkan kerusakan jalan semakin parah jika dibandingkan dengan kondisi pada bulan Desember 2025.
"Yang udah kita tangani, udah kita TL (tindak lanjut) ada 6.000-an," ungkap Heru di Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis (29/1/2026).
Heru menjelaskan bahwa dari total 1.400 petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) yang bekerja di Dinas Bina Marga, hanya 755 orang yang bertugas khusus untuk menangani perbaikan jalan berlubang di seluruh wilayah Jakarta. Ia juga mengakui bahwa situasi ini menunjukkan pentingnya penambahan tenaga PJLP, terutama bagi mereka yang bertugas memperbaiki jalan berlubang serta melakukan perawatan rutin.
"Jadi kan kebutuhan PJLP kami saat ini, kami punya PJLP 1.400-an ya. Yang nanganin lubang itu cuma 755 se-Jakarta," jelas Heru.
Ia menambahkan bahwa jumlah tambahan PJLP yang diperlukan masih dalam proses evaluasi internal untuk menyesuaikan dengan kebutuhan perbaikan jalan yang ada. Penambahan tenaga kerja PJLP di Dinas Bina Marga juga telah mendapatkan persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Dengan demikian, langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan dan meningkatkan kondisi jalan di Jakarta.