Pemkot Singkawang Pastikan PTM Tetap Normal Usai Lebaran, Optimalkan Pendidikan Berkualitas
Pemerintah Kota Singkawang menegaskan Pembelajaran Tatap Muka (PTM Singkawang) akan berlanjut normal pasca-Lebaran, tanpa kebijakan daring, demi menjaga kualitas pendidikan.
Pemerintah Kota Singkawang, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dengan tegas memastikan bahwa kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) akan tetap berjalan normal. Kebijakan ini berlaku di seluruh satuan pendidikan di wilayah tersebut, menandakan komitmen terhadap pendidikan.
PTM Singkawang dijadwalkan untuk dimulai kembali pada Senin (30/3), segera setelah periode libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berakhir. Langkah ini diambil secara strategis untuk menjaga kesinambungan dan efektivitas proses pendidikan di kota tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, Asmadi, secara eksplisit menyatakan bahwa tidak akan ada penerapan kebijakan pembelajaran daring (online) di sekolah-sekolah setempat. Seluruh peserta didik diharapkan untuk kembali mengikuti PTM di lingkungan sekolah.
Komitmen Pemkot Singkawang Terhadap Kelanjutan PTM Pasca-Lebaran
Asmadi menekankan bahwa kehadiran fisik siswa di sekolah sangat krusial untuk mengoptimalkan layanan pendidikan yang bermutu bagi seluruh peserta didik di Singkawang. Keputusan ini secara jelas mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menyediakan akses pendidikan terbaik.
Pihak dinas telah meminta seluruh satuan pendidikan, termasuk para tenaga pendidik dan kependidikan, untuk segera kembali menjalankan aktivitas belajar mengajar seperti biasa. Instruksi ini berlaku efektif usai periode libur Lebaran selesai sepenuhnya.
Penegasan ini memiliki tujuan utama untuk memastikan bahwa kesinambungan proses pendidikan tetap terjaga dengan baik tanpa interupsi yang berarti. Selain itu, diharapkan capaian pembelajaran siswa juga dapat tetap optimal sesuai target yang telah ditetapkan.
Kebijakan mempertahankan PTM Singkawang ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah. Tujuannya adalah memberikan kepastian layanan pendidikan yang berkualitas, adil, dan merata bagi seluruh peserta didik di Kota Singkawang.
Pengawasan dan Peningkatan Mutu Pendidikan Berkelanjutan di Singkawang
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang juga akan terus aktif melakukan pemantauan serta evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di lapangan. Ini termasuk peninjauan kembali surat edaran yang telah dikeluarkan sebelumnya.
Proses evaluasi tersebut akan senantiasa mempertimbangkan kondisi terkini yang berkembang di lapangan. Tujuannya adalah agar setiap kebijakan yang diterapkan selalu relevan, adaptif, dan efektif dalam mendukung optimalisasi proses pendidikan.
Asmadi menambahkan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap segala bentuk kritik dan saran yang konstruktif dari masyarakat luas. Masukan berharga ini dianggap esensial guna terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kebudayaan di Kota Singkawang.
Secara keseluruhan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang berkomitmen penuh untuk secara berkelanjutan meningkatkan mutu pendidikan. Upaya ini diwujudkan melalui penguatan proses pembelajaran, pengawasan yang ketat, serta evaluasi yang berkesinambungan di setiap satuan pendidikan.
Sumber: AntaraNews