Pemkot Medan Luncurkan Aplikasi SIKAPI, Wujudkan Transparansi Keuangan RSUD Dr. Pirngadi
Pemerintah Kota Medan memperkenalkan Aplikasi SIKAPI untuk RSUD Dr. Pirngadi. Inovasi ini bertujuan meningkatkan transparansi sistem keuangan rumah sakit, mencegah masalah, dan optimalkan pelayanan.
Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, mengambil langkah progresif dalam upaya mewujudkan transparansi sistem keuangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Pirngadi. Langkah ini diwujudkan melalui peluncuran aplikasi Sistem Keuangan Pringadi (SIKAPI) yang diharapkan mampu membawa perubahan signifikan.
Peluncuran aplikasi SIKAPI menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Inovasi digital ini dirancang khusus untuk meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi dalam pengelolaan dana rumah sakit.
Wakil Wali Kota Medan, Zakyuddin Harahap, secara langsung mengumumkan peluncuran aplikasi ini di Medan pada hari Sabtu. Ia menekankan bahwa SIKAPI sangat penting dalam menciptakan sistem keuangan yang lebih terbuka dan terhindar dari potensi masalah di masa depan.
Optimalisasi Kinerja dan Akuntabilitas Keuangan
Wakil Wali Kota Medan, Zakyuddin Harahap, menegaskan bahwa aplikasi SIKAPI merupakan instrumen krusial dalam mewujudkan transparansi sistem keuangan RSUD Dr. Pirngadi. Menurutnya, inovasi ini berfungsi untuk menghindari timbulnya berbagai permasalahan keuangan yang dapat mengganggu operasional rumah sakit.
“Aplikasi ini sangat penting dalam mewujudkan transparansi sistem keuangan guna menghindari timbulnya masalah keuangan rumah sakit,” ujar Zakyuddin Harahap di Medan, Sabtu.
Kehadiran aplikasi SIKAPI diharapkan dapat membantu jajaran manajemen RSUD Dr. Pirngadi dalam mengelola tata keuangan secara lebih optimal. Sistem manual yang rentan kesalahan dan kurang transparan kini digantikan dengan sistem digital yang lebih akuntabel.
Zakyuddin menambahkan, “Sudah tidak zamannya lagi sistem keuangan secara manual. Dengan adanya aplikasi SIKAPI, kita dapat mengetahui kejelasan neraca keuangan.” Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot Medan terhadap modernisasi pengelolaan keuangan publik.
Digitalisasi untuk Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik
Inovasi dalam meningkatkan pelayanan rumah sakit terus gencar dilakukan oleh pemerintah daerah, termasuk melalui peluncuran Aplikasi SIKAPI. Aplikasi ini menjadi salah satu pilar penting dalam upaya digitalisasi sektor keuangan di RSUD Dr. Pirngadi.
Direktur RSUD Dr. Pirngadi, Suhartono, menjelaskan bahwa SIKAPI akan membuat tata kelola keuangan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan efisien. Ini merupakan langkah maju dalam mewujudkan praktik pengelolaan keuangan yang baik dan benar di lingkungan rumah sakit.
“Ini upaya kita menuju digitalisasi di sektor keuangan Rumah Sakit. Kami berharap tercipta transparansi keuangan yang baik dan benar,” ujar Suhartono.
Dengan adanya aplikasi SIKAPI, diharapkan pelayanan kesehatan di RSUD Dr. Pirngadi dapat berjalan lebih optimal. Transparansi keuangan yang meningkat akan mendukung efisiensi operasional dan pada akhirnya meningkatkan kualitas layanan bagi pasien.
Harapan dan Rencana Pembangunan RSUD Pirngadi
Wakil Wali Kota Zakyuddin Harahap menyampaikan harapannya agar aplikasi SIKAPI dapat menjadi fondasi kuat bagi peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Dr. Pirngadi. Inovasi ini sejalan dengan rencana besar pembangunan rumah sakit yang akan datang.
“In syaa Allah, tahun depan RSUD Pirngadi mulai dibangun. Untuk itu saya berharap kita semua mendukung dengan menghadirkan inovasi yang semakin baik demi memberi kenyamanan bagi masyarakat yang berobat,” sebutnya.
Rencana pembangunan RSUD Pirngadi pada tahun depan menunjukkan komitmen berkelanjutan Pemkot Medan dalam meningkatkan fasilitas dan infrastruktur kesehatan. Aplikasi SIKAPI akan berperan penting dalam mendukung pengelolaan finansial proyek besar ini.
Kolaborasi antara inovasi teknologi dan pembangunan fisik diharapkan dapat menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Transparansi keuangan melalui SIKAPI akan memastikan setiap anggaran digunakan secara tepat sasaran.
Sumber: AntaraNews