Sorot
{{caption}}
Rekor Panas Ekstrem di Jerman, Jalanan Sampai Meleleh

{{caption}}
MK Ubah Aturan Pencairan Dana Pensiun Sukarela, Ini Perubahannya

{{caption}}
Mobil Puteri Indonesia Pariwisata 2022 Jadi Sasaran Teror Lempar Batu

{{caption}}
1.151 KM Jalan Daerah Dibangun Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok Desa

{{caption}}
Daftar Kebijakan Prabowo untuk Kesejahteraan Petani

{{caption}}
Prabowo Siapkan Amnesti Napi pada HUT Ke-81 RI

Topik Terkait
{{caption}}
PBNU Bakal Kelola Tambang Bekas Galian Bakrie Group di Kalimantan Timur Seluas 26.000 Hektar

lokasi konsesi tambang tersebut merupakan milik eks PT Kaltim Prima Coal (KPC), perusahaan yang tergabung dalam Bakrie Group.

{{caption}}
Izin Terbit, PBNU Kelola Tambang Batu Bara Seluas 26 Ribu Hektare Bekas Bakrie Group di Kaltim

Gus Yahya mengatakan lahan konsesi tersebut baru sebagian kecil yang dieksplorasi.

{{caption}}
Terbaru, Ini Daftar Ormas Agama Terima dan Tolak Izin Kelola Tambang dari Pemerintah

Saat ini, tercatat ada sejumlah ormas agama yang sudah menyatakan bersedia menerima izin kelola tambang.

{{caption}}
Menteri ESDM: Izin Pengelolaan Tambang untuk Ormas Keagamaan NU Terbit Tahun Ini

Menteri ESDM menyebut, penerbitan izin bagi ormas keagamaan akan diberikan atas rekomendasi dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

{{caption}}
Ketua PBNU Siap Kelola Perusahaan Tambang, Sudah Atur Stuktur Bisnisnya

"Ini (NU) bukan orang goblok-goblok ini. Kita sudah punya kapasitas profesional untuk itu," kata Yahya.

{{caption}}
PBNU Janji Profesional dan Akuntabel, Manfaatkan Izin Tambang untuk Umat

PBNU berjanji akan memanfaatkan peraturan itu secara bertanggung jawab

{{caption}}
VIDEO: Gus Yahya soal Kelola Tambang "Orang PBNU Sudah Pintar, Bukan Goblok-Goblok"

Gus Yahya mengatakan PBNU mampu mengelola tambang dengan baik.

{{caption}}
VIDEO: PBNU Sat Set Ajukan Izin Kelola Tambang "Wong Butuh, Gimana Lagi"

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) merespons soal perizinan kelola tambang.

{{caption}}
PBNU Bentuk PT Kelola Tambang, Gudfan Arif Jadi Penanggung Jawab

Gudfan Arif merupakan putra pengurus Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Dia ini juga dikenal sebagai pengusaha tambang.

{{caption}}
Ormas Keagamaan Dapat Izin Tambang, Gus Yahya Bocorkan PBNU Sudah Punya Desain dan Jaringan

Gus Yahya meyakinkan PBNU punya sumber daya untuk kelola pertambangan.

{{caption}}
Konferensi Waligereja Indonesia Pastikan Tak Ajukan Izin Kelola Tambang, Ini Alasannya

Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo memastikan, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) tidak akan mengajukan izin untuk usaha tambang.

{{caption}}
Ormas Keagamaan Boleh Kelola Tambang, NU 'Terimakasih ke Jokowi, Muhammadiyah 'Ukur Kemampuan'

Begini kata NU dan Muhammadiyah perihal ormas keagamaan boleh kelola tambang.

{{caption}}
Gus Lilur Berharap Muktamar NU Ke-35 Hasilkan Pemimpin Pemersatu Umat

Tokoh muda NU, Gus Lilur, berharap Muktamar NU Ke-35 yang akan datang mampu melahirkan pemimpin pemersatu warga nahdliyin dan mengakhiri konflik internal yang berkepanjangan.

{{caption}}
Prabowo Hadiri Munas dan Konbes NU, Disambut Rais Aam PBNU Hingga Gus Yahya

Prabowo tiba di lokasi acara pukul 13.45 WIB, usai sebelumnya meresmikan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer di Sampang, Jawa Timur.

{{caption}}
Gus Ma'shum PBNU: Adab Musyawarah NU Kunci Keberhasilan Munas dan Konbes

Wasekjen PBNU Gus Ma'shum mengingatkan adab musyawarah NU sebagai penuntun utama dalam Munas dan Konbes di Kediri, menekankan tradisi pesantren demi kemaslahatan bersama.

{{caption}}
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengonfirmasi Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan, Madura, yang akan membahas agenda penting menuju Muktamar NU.

{{caption}}
Jelang Muktamar ke-35 NU, Kandidat Ketua Umum PBNU Lengkapi Syarat Kaderisasi dan Intensif Konsolidasi

Sejumlah figur yang disebut masuk dalam bursa calon ketua umum terlihat semakin aktif melakukan silaturahmi dan konsolidasi ke pengurus wilayah.

{{caption}}
Lulus PMKNU, Gus Salam Kantongi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU

Di tengah menguatnya pembicaraan mengenai kandidat Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU.

{{caption}}
Gus Lilur: Muktamar NU ke-35 Jadi Pijakan NU Tetap Penjaga Moral RI

Tokoh muda NU, Gus Lilur, menegaskan Muktamar NU ke-35 harus menjadi pijakan bagi Nahdlatul Ulama untuk terus berperan sebagai penjaga moral Republik Indonesia, bukan sekadar ajang pemilihan internal organisasi.

{{caption}}
PBNU dan Keuskupan Agung Jakarta Bangun Gerakan Ketahanan Sosial Hadapi Dampak Konflik Global

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama Keuskupan Agung Jakarta bersepakat meluncurkan Gerakan Ketahanan Sosial, sebuah inisiatif kolektif untuk memperkuat solidaritas dan gotong royong masyarakat dalam menghadapi dampak konflik global.

{{caption}}
Prabowo Tunjukkan Komitmen Kuat untuk Perdamaian di Timur Tengah

Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuat untuk berkontribusi dalam penyelesaian konflik di Timur Tengah, menegaskan peran strategis Indonesia sebagai mediator yang diterima semua pihak.

{{caption}}
Gus Yahya: Ormas Islam Siap Beri Kontribusi Nyata untuk Agenda Pemerintah

Ketua Umum PBNU Gus Yahya menegaskan Ormas Islam akan mendapat ruang luas untuk berikan kontribusi nyata dalam mewujudkan agenda pemerintah, sekaligus sepakat mendukung Presiden Prabowo.

{{caption}}
PBNU Dorong BoP Jadi Wahana Deeskalasi Konflik Timur Tengah, Presiden Prabowo Siap Bertindak

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menegaskan Board of Peace (BoP) harus menjadi instrumen penting untuk deeskalasi konflik di Timur Tengah, sebuah langkah yang juga didukung Presiden Prabowo Subianto.

{{caption}}
Gus Yahya: Prabowo Subianto Berpeluang Besar Jadi Mediator Konflik Timur Tengah

Ketua Umum PBNU Gus Yahya menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki peluang besar menjadi **mediator konflik Timur Tengah** karena diterima semua pihak, menegaskan komitmennya untuk perdamaian.