ORI Gorontalo Selidiki Dugaan Pungli Layanan ERACS di RSUD Toto Kabila
Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo menindaklanjuti laporan dugaan pungutan liar pada layanan ERACS pasien BPJS Kesehatan di RSUD Toto Kabila, memicu klarifikasi dari pihak rumah sakit.
Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Provinsi Gorontalo telah memulai investigasi terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang melibatkan pasien BPJS Kesehatan. Investigasi ini berpusat pada layanan Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) di RSUD Toto Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap informasi yang beredar luas di ruang publik mengenai praktik tidak sah tersebut.
Kepala Perwakilan ORI Gorontalo, Muslimin B Putra, pada Jumat (30/1), menjelaskan bahwa kunjungan ke RSUD Toto Kabila merupakan bagian dari fungsi pengawasan lembaga. Pihaknya berupaya mengumpulkan keterangan dan klarifikasi mendalam dari manajemen rumah sakit. Tujuannya adalah untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan kesehatan publik.
Hasil dari pertemuan awal ini akan menjadi data dasar penting bagi ORI Gorontalo. Data tersebut akan digunakan sebagai pijakan untuk pengembangan lebih lanjut, terutama jika ada pelaporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan. ORI menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap indikasi pelanggaran.
Investigasi Ombudsman dan Klarifikasi Awal Dugaan Pungli
Muslimin B Putra menekankan pentingnya respons cepat terhadap aduan masyarakat terkait layanan publik. Pihaknya berharap RSUD Toto Kabila dapat memberikan penjelasan komprehensif mengenai prosedur layanan ERACS dan sistem pembayaran yang berlaku. Hal ini krusial untuk menepis isu dugaan pungli yang telah menyebar.
Pertemuan antara ORI Gorontalo dan pihak RSUD Toto Kabila berlangsung di Kabupaten Bone Bolango. Dalam kesempatan tersebut, ORI menggali informasi terkait mekanisme penagihan biaya tambahan. Fokus utama adalah pada pasien BPJS Kesehatan yang seharusnya mendapatkan layanan sesuai ketentuan tanpa biaya di luar prosedur.
Data awal yang terkumpul dari investigasi ini akan dianalisis secara cermat oleh tim ORI. Jika ditemukan indikasi kuat adanya pelanggaran, ORI siap untuk menindaklanjuti dengan prosedur yang lebih formal. Pelaporan resmi dari korban akan memperkuat posisi ORI dalam menuntaskan kasus ini.
Bantahan RSUD Toto Kabila Terkait Dugaan Pungli Layanan ERACS
Menanggapi dugaan adanya permintaan biaya tambahan kepada peserta BPJS Kesehatan, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Toto Kabila, dr Steven, memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa rumah sakit tidak memiliki layanan ERACS secara spesifik. Oleh karena itu, pihak rumah sakit tidak pernah meminta bayaran atas pelayanan tersebut kepada pasien.
dr Steven menegaskan bahwa tidak ada catatan transaksi pembayaran yang terkait dengan layanan ERACS dalam sistem rumah sakit. Apabila ada pembahasan biaya di luar prosedur dan sistem pembayaran resmi, hal tersebut tidak diketahui, difasilitasi, maupun tercatat dalam sistem pelayanan. Pihak RSUD berupaya menjaga integritas proses administrasi.
Hingga saat ini, RSUD Toto Kabila belum menerima pengaduan tertulis resmi dari pasien atau keluarga pasien. Pengaduan tersebut meliputi pungutan atau pelayanan yang menyimpang dari standar yang ditetapkan. Rumah sakit menyikapi informasi yang beredar di media sosial dengan hati-hati dan melakukan klarifikasi media untuk menjaga situasi kondusif.
Terkait pembiayaan, dr Steven menegaskan bahwa seluruh pelayanan persalinan bagi peserta BPJS Kesehatan ditanggung penuh. Hal ini berlaku sesuai ketentuan yang berlaku sepanjang memenuhi indikasi medis yang disyaratkan. Rumah sakit juga tidak menerapkan sistem kuota pelayanan, memastikan akses yang sama bagi semua pasien.
Komitmen Layanan Medis dan BPJS Kesehatan di RSUD Toto Kabila
Dari sisi tenaga medis, pelayanan persalinan bagi peserta BPJS Kesehatan dilaksanakan oleh dokter spesialis sesuai prosedur. Ini memastikan pasien mendapatkan penanganan terbaik sesuai standar profesional. Setelah persalinan, kondisi pasien dilaporkan stabil dan tidak mengalami komplikasi serius.
Pihak keluarga pasien juga telah diberikan penjelasan medis yang komprehensif terkait tindakan yang dilakukan. Transparansi informasi ini penting untuk membangun kepercayaan antara pasien, keluarga, dan pihak rumah sakit. RSUD Toto Kabila berkomitmen untuk memberikan layanan yang prima.
RSUD Toto Kabila terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi BPJS Kesehatan. Mereka menekankan bahwa setiap layanan yang diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan harus sesuai dengan pedoman yang berlaku. Ini termasuk tidak adanya biaya tambahan yang tidak sah.
Sumber: AntaraNews