Momen Keakraban Puan, SBY dan Tokoh Nasional di Peluncuran Danantara
Puan juga tampak berbincang dengan beberapa tokoh yang hadir, termasuk sejumlah menteri Kabinet Merah Putih
Ketua DPR RI Puan Maharani terlihat berbincang akrab dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.
Acara berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2/2025) dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk presiden dan wakil presiden terdahulu, serta pimpinan lembaga negara. Selain SBY, tampak hadir Presiden ke-7 RI Joko Widodo serta para mantan wakil presiden seperti Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin.
Puan tampak berbincang dengan beberapa tokoh yang hadir, termasuk sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Ia juga terlihat berbincang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani serta berfoto bersama pimpinan DPR dan anggota kabinet lainnya.
Dalam salah satu momen, Puan dan SBY terlihat berinteraksi dengan hangat. SBY bahkan menggenggam lengan Puan saat mereka berbicara. Selain itu, Puan juga sempat bertegur sapa dengan Presiden Prabowo. Keduanya bersalaman saat Prabowo menghampiri meja tamu undangan.
Di awal sambutannya, Prabowo pun menyapa Puan dengan mengatupkan kedua telapak tangannya, yang kemudian dibalas dengan sapaan yang sama oleh Puan.
Presiden Prabowo menyebut pembentukan Danantara tidak lepas dari dukungan DPR, khususnya peran Puan sebagai Ketua DPR.
"Terima kasih Ketua DPR dan semuanya," ujar Prabowo.
BPI Danantara resmi dibentuk setelah DPR menyepakati revisi Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada 4 Februari lalu. UU BUMN yang baru tersebut mencakup pengaturan tugas serta fungsi Danantara sebagai Badan Pengelola Investasi (BPI).
BPI Danantara diresmikan selaras dengan penekenan UU BUMN oleh Presiden serta penerbitan Peraturan Pemerintah nomor 10 tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara serta Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 30 tahun 2025 tentang Pengangkatan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia.
Danantara akan mengelola investasi di sektor-sektor strategis seperti energi terbarukan, manufaktur canggih, industri hilir, dan produksi pangan. Presiden Prabowo berharap badan investasi ini dapat beroperasi seperti holding Temasek di Singapura.
"Selamat atas peluncuran Danantara yang dilakukan Pemerintah. Semoga bisa menggerakkan perekonomian nasional," kata Puan.
Selain dapat menggerakkan perekonomian nasional, Puan berharap Danantara dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat. "Melalui Danantara, kita berharap dapat berdampak positif pada pertumbuhan perekonomian di Tanah Air yang akhirnya membawa kesejahteraan untuk rakyat," tutur cucu Bung Karno tersebut.
Puan pun berpesan agar BPI Danantara dapat menjalankan fungsinya dengan baik, termasuk untuk menjadi katalisator peningkatan investasi di Indonesia. "Dan Danantara harus membawa kebermanfaatan sebanyak-banyaknya bagi bangsa dan negara," ungkap Puan.