Modifikasi Cuaca, 4 Kru Siap Sebar NaCl di Langit Semarang
Hasil modifikasi cuaca ini sangat dinantikan oleh warga terdampak banjir di empat Kabupaten Kota diantaranya Semarang, kabupaten Demak, kendal hingga Pati.
Karung karung berjejer yang berisikan Natrium Klorida (NaCl) mulai siap masukkan ke dalam pesawat. Empat kru yang ditugaskan membawa larutan garam bersiap terbang ke langit.
Di atas langit-langit oleh kapten dan kru serta dua orang bertugas menabur larutan garam sekali terbang yang membawa 1.000 Kg NaCl.
Dalam sebuah video dari BPBD Jateng, hasil modifikasi cuaca ini sangat dinantikan oleh warga terdampak banjir di empat Kabupaten Kota diantaranya Semarang, kabupaten Demak, kendal hingga Pati, Jawa Tengah. Lantaran dalam beberapa hari terakhir curah hujan tinggi.
Instruksi Gubernur Jateng
Modifikasi cuaca ini merupakan instruksi Gubernur Ahmad Luthfi. Sejak 27 Oktober lalu ia sudah memerintahkan jajarannya untuk mengurangi intensitas hujan.
Hal itu dilakukan oleh yang dikomandoi oleh BPBD Jateng Bergas Catur Penanggungan. Namun, satu pesawat ternyata tidak bisa "melawan" awan hujan yang sudah menggantung di langit Semarang dan sekitarnya.
"Rekayasa cuaca akan kita tambah satu pesawat. Awan ternyata berasal dari wilayah Solo,” kata Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.
2 Pesawat Modifikasi Cuaca
Dengan tambahan itu maka kini ada dua pesawat yang melakukan tugas modifikasi cuaca. Dengan begitu, harapannya bisa mengatasi bencana banjir yang terjadi di daerah Pantai Utara (Pantura) Jateng.
"Penambahan pesawat OMC di wilayah Jateng diharapkan dapat mengurangi curah hujan ekstrem penyebab banjir di kawasan Semarang-Demak," ungkapnya.
Bahwa OMC merupakan hasil kerja sama antara Kementerian PU, BRIN, BMKG, BNPB, dan BPBD Jateng yang bertujuan menurunkan potensi hujan lebat di daerah rawan banjir, seperti Kaligawe, Genuk dan Sayung.