Minim CCTV, Warga Nilai Jadi Pemicu Maraknya Pencurian Kabel PLN di Kebon Jeruk
Warga di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menilai minimnya kamera pengawas (CCTV) menjadi penyebab utama maraknya aksi pencurian kabel PLN, seperti yang baru-baru ini terekam viral.
Aksi pencurian kabel PLN kembali terjadi di pinggir Kali Sekretaris, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Rabu (19/11) pagi. Peristiwa ini terekam kamera dan menjadi viral di media sosial, memicu kekhawatiran warga sekitar terhadap keamanan lingkungan mereka.
Seorang pedagang bensin eceran bernama Yadi (49) mengungkapkan bahwa insiden tersebut bukan yang pertama kali terjadi di lokasi tersebut. Ia menduga minimnya kamera pengawas (CCTV) menjadi faktor utama yang mempermudah para pelaku melancarkan aksinya tanpa terdeteksi.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat tiga orang pelaku beraksi dengan modus operandi yang terencana dan terkoordinasi. Mereka berhasil membawa kabur karung berisi kabel curian meskipun sempat dipergoki oleh perekam video yang berada tidak jauh dari lokasi.
Kekhawatiran Warga dan Desakan Pemasangan CCTV
Yadi, saksi mata sekaligus pedagang yang telah lama berjualan di lokasi, menegaskan pentingnya keberadaan CCTV untuk memantau aktivitas di sekitar Kali Sekretaris. Menurutnya, penerangan jalan yang memadai tidak cukup tanpa adanya pengawasan visual yang ketat untuk mencegah pencurian kabel PLN.
"Penerangan ada, terang ini. Cuma sayangnya enggak ada CCTV. Harusnya pasang itu CCTV di ujung itu biar aman. Jadi kan bisa monitor orang lalu-lalang sekitar sini," kata Yadi, menekankan perlunya langkah konkret dari pihak berwenang.
Kawasan tersebut, terutama saat memasuki waktu sore menjelang malam hari, kerap sepi dari pengendara maupun masyarakat yang melintas. Kondisi ini dinilai Yadi sangat rawan terhadap berbagai tindak kejahatan, tidak hanya pencurian kabel PLN tetapi juga penipuan yang pernah ia alami.
Ia bahkan mengaku telah menjadi korban penipuan uang palsu hingga lima kali selama berdagang di sana, dengan total kerugian mencapai Rp500 ribu. Pengalaman pahit ini semakin memperkuat desakannya agar pihak terkait segera memasang atau memperbaiki CCTV yang rusak.
"Dulu tuh kayaknya sempat ada CCTV di dua arah, tapi kayaknya itu udah rusak," ungkap Yadi, berharap agar fasilitas pengawasan ini dapat segera berfungsi kembali demi keamanan bersama dan mengurangi angka kriminalitas.
Modus Operandi Pencurian Kabel PLN Terekam Video Viral
Aksi pencurian kabel PLN yang terjadi pada Rabu (19/11) pagi itu terekam jelas dalam sebuah video yang kemudian diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar. Video tersebut menunjukkan tiga orang pelaku yang beraksi secara terkoordinasi dan tanpa rasa takut.
Salah satu pelaku, yang mengenakan celana jeans dan tanpa baju, terlihat berjalan di atas jembatan sambil membawa karung berisi kabel hasil curian. Sementara itu, dua rekannya telah menunggu di seberang kali untuk menerima lemparan karung tersebut dengan sigap.
Meskipun sempat dipergoki dan diteriaki oleh pembuat video, para pelaku tidak mengindahkan peringatan tersebut dan terus melancarkan aksinya. Mereka dengan cepat menyimpan karung berisi kabel ke sepeda motor yang telah disiapkan, lalu segera meninggalkan lokasi kejadian.
Insiden pencurian kabel PLN ini menjadi bukti nyata bahwa kurangnya pengawasan, terutama CCTV, dapat dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. Hal ini menimbulkan keresahan di kalangan warga yang mendambakan rasa aman di lingkungan mereka dari ancaman kriminalitas.
Sumber: AntaraNews