Mens Rea Jadi Polemik, Ini Respons Pandji
Pandji memberikan respons soal beberapa materi stand up comedy berjudul Mens Rea, yang kemudian memicu perdebatan di kalangan masyarakat.
Komika Pandji Pragiwaksono merespons mengenai materi stand up comedy berjudul Mens Rea yang menuai beragam reaksi dari masyarakat.
Dia menganggap bahwa respons publik terhadap sebuah karya, termasuk kritik yang muncul, adalah hal yang wajar.
Ia pun mengomentari sikap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menurutnya mencerminkan pemahaman yang baik tentang dunia seni dan komedi.
"Saya rasa cukup bijak karena Wapres Gibran sebagai wakil presiden. Kayaknya beliau ini adalah wakil presiden pertama dari generasi milenial sehingga memang paling pas untuk bisa menyikapi produk stand up comedy," ujarnya kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (2/2).
Dirinya juga menambahkan bahwa Gibran mengajak masyarakat untuk tidak menyikapi karya stand up secara berlebihan.
"Respons beliau itu gambarkan beliau paham sama kesenian ini, ya mengharapkan pendukung-pendukungnya enggak perlu terlalu berlebihan," ucap Pandji.
Selain itu, Pandji juga mengaku mendapatkan banyak dukungan. Dia menegaskan bahwa setiap orang berhak untuk memiliki opini terhadap karyanya.
"Bagi saya itu adalah pertunjukkan komedi, didesain untuk menghibur masyarakat," ungkapnya.
Dia menyebut bahwa respons publik sebenarnya sudah ia antisipasi, meskipun ia berharap reaksi yang muncul adalah terhibur.
Namun, dia juga menerima jika ada perbedaan pandangan dan polemik di masyarakat.
"Siapa pun boleh punya pendapat terhadap karya saya," tegasnya.
Selain Wapres Gibran, materi Pandji juga menyinggung Raffi Ahmad, ia menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi langsung dengan Raffi.
Dia menjelaskan bahwa tema utama dari Mens Rea bukanlah sosok tertentu, melainkan isu yang lebih besar mengenai praktik pencucian uang.
"Topiknya itu, lebih ke masyarakat aware dengan kondisi seperti itu," jelasnya.
Respons Pandji Terkait Pelaporan Penghinaan Agama
Selain itu, Pandji juga menanggapi laporan yang menyangkut dugaan penghinaan agama. Dia mengungkapkan perlunya dialog untuk memperjelas situasi yang ada.
Menurutnya, tidak ada niat atau unsur penghinaan dalam materi tersebut. Meskipun demikian, Pandji menyatakan siap mengikuti proses hukum yang sedang berlangsung.
"Mungkin beliau-beliau sedang menjalankan haknya sebagai warga negara, saya ikuti saja prosesnya," tambahnya.
Hingga saat ini, Pandji mengaku belum menerima panggilan pemeriksaan dari Polda Metro Jaya.
Sementara itu, penasihat hukum Pandji, Haris Azhar, mengungkapkan bahwa pihaknya mengetahui adanya beberapa laporan terkait Mens Rea. Dia menjelaskan bahwa polisi masih memeriksa saksi-saksi, dan pemeriksaan terhadap Pandji belum dijadwalkan.
"Iya kita tahu, ada beberapa laporan. Updatenya kalau kita lihat pemberitaan, polisi lagi periksa sejumlah saksi, itu saja. Selebihnya tanya Pak Polisi. Masih pemeriksaan, panggilan ada juga sih cuman nanti aja kita kabarin," tutupnya.