Mengingat Kritikan Pedas Megawati untuk Kapolri Listyo Sigit
Megawati sering kali menyampaikan kritik pedas kepada Kapolri Listyo Sigit.
Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menjadi perhatian publik usai Listyo mencium tangan Megawati.
Padahal, Megawati sering kali menyampaikan kritik pedas kepada Kapolri Listyo Sigit.
Tercatat, pada 14 Agustus 2024, di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Megawati mengaku ingin bertemu dengan Kapolri dan memintanya insaf karena dianggap telah mengintimidasi rakyat Indonesia.
“Tulis gede-gede, Ibu Megawati Soekarnoputri minta ketemu dengan yang namanya Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri). Entar gua diundang apa enggak, enggak tahu. Entar tahu-tahu perwakilan, lihat aja deh,” kata Megawati.
“Saya hanya mau ngomong kok, bapak udah insaf dong, masa sih itu wargaku, warga Indonesia juga lho,” sambungnya.
Pilpres 2024
Ketika itu, Megawati mengaku mendapat informasi bahwa banyak pihak yang mengintimidasi pemilih pasangan yang diusung PDIP pada Pemilihan Presiden 2024, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
“Loh iya lah masa diintimidasi hanya karena ditanya ada perintah dari atas, atasnya mana? (Katanya) Yang pasti Buk ada perintah dari atas, mmmm mmmm, gile apa enggak? Lah gile dong. Loh kok enggak mau bilang dari si ini, si ono, enggak, (bilangnya) perintahnya dari atas. Aku bilang sudah, ini bagaimana nih rakyatku nih Rakyat Indonesia,” ucap Megawati.
Kemudian, pada 26 Agustus 2024, Megawati kembali menyindir Kapolri Listyo Sigit yang menurutnya tak kunjung menerima permintaannya untuk bertemu.
Padahal, dia hanya ingin bertanya perihal status dirinya dan kader-kader PDIP sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) sehingga seharusnya berhak mengikuti kontestasi politik di Tanah Air.
“Kali Kapolrinya juga rada-rada gemeter kali. Loh iya ngapain sih, orang nerima saya aja. Saya enggak makan orang kok,” kata Megawati.
“Kan saya hanya mau, saya ingin tahu argumentasinya beliau bahwa kok, yang saya bilang saya warga negara sah, rakyat saya tentu juga sah, partai saya juga sah, KPU memberikan keputusan kita boleh ngikut pemilu, ya terang dong saya boleh nanya kenapa kok gua aja yang digubrek-gubrek, gitu loh,” tambahnya.
Tak Ingin Hasto Ditahan
Selain itu, saat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Perindo 2024 di Jakarta, Selasa 30 Juli 2024 Megawati akan mendatangi Listyo Sigit apabila Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditahan.
Dalam kesempatan itu, Megawati menyatakan keberatan terhadap proses hukum yang melibatkan Hasto.
“Saya bilang ke Hasto, sudah tak usah takut, nanti kalau kamu diambil, aku pergi ke Kapolri, coba pengen ngomong apa itu si Kapolri,” kata Megawati.
Diketahui, terekam momen Kapolri Listyo Sigit memberikan hormat serta mencium tangan Megawati, saat ulang tahun tahun ke-100 istri Hoegeng, Mery Hoegeng, di Depok, Jawa Barat, Senin (23/6),
Momen itu terjadi seusai Kapolri Listyo Sigit beserta jajaran menemui Mery. Kapolri Listyo Sigit pun menunggu di depan rumah Mery untuk menyambut Megawati yang datang bersama putrinya sekaligus Ketua DPR Puan Maharani.
Pertemuan Kapolri Listyo Sigit dengan Megawati merupakan yang pertama, setelah Megawati melancarkan kritik keras ke Polri.