Mahasiswa UI Raih Juara 3 Lomba Dental Carving di Ajang Bergengsi Nasional
Dayin Sakhiya Afdhal, mahasiswa UI, berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Dental Carving di Padjadjaran Dentistry Scientific Meeting 2025, menunjukkan keunggulan Mahasiswa UI Juara Dental Carving di tingkat nasional.
Mahasiswa UI Ukir Prestasi Gemilang di Ajang Dental Carving Nasional
Depok, 25 Desember – Mahasiswa Program Kelas Internasional Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Indonesia (UI), Dayin Sakhiya Afdhal, berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Dayin sukses meraih Juara 3 dalam Lomba Dental Carving pada ajang Padjadjaran Dentistry Scientific Meeting (PDSM) FKG Universitas Padjadjaran 2025. Pencapaian ini menegaskan kualitas dan keterampilan Mahasiswa UI Juara Dental Carving di kancah kompetisi nasional.
Lomba Dental Carving merupakan salah satu cabang kompetisi keterampilan fundamental yang sangat penting dalam dunia kedokteran gigi. Kompetisi ini berfokus pada seni dan presisi dalam mengukir morfologi anatomis gigi menggunakan dental wax. Tujuannya adalah mengasah pemahaman mendalam mahasiswa FKG terhadap anatomi gigi, meningkatkan ketelitian tangan, serta menumbuhkan sensitivitas artistik.
Ajang PDSM 2025 ini terbuka bagi seluruh mahasiswa preklinik dari berbagai FKG di perguruan tinggi se-Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah strategis untuk unjuk kemampuan serta ruang berekspresi dalam bidang seni morfologi dental. Para peserta ditantang untuk menghasilkan karya restorasi anatomis yang presisi, proporsional, dan estetik sesuai dengan kaidah ilmiah kedokteran gigi.
Mengasah Kemampuan dan Seni dalam Dental Carving
Kompetisi Dental Carving memiliki peran krusial dalam pembentukan calon dokter gigi yang kompeten. Erwin Agustian Panigoro, Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, menjelaskan bahwa lomba ini dirancang untuk mengasah pemahaman mendalam mahasiswa FKG terhadap anatomi gigi. Selain itu, kompetisi ini juga bertujuan meningkatkan ketelitian tangan (manual dexterity) yang sangat dibutuhkan dalam praktik kedokteran gigi.
Lebih lanjut, ajang ini juga menumbuhkan sensitivitas artistik yang menjadi bekal penting bagi para mahasiswa. Keterampilan mengukir gigi dengan dental wax bukan hanya soal teknik, tetapi juga melibatkan aspek seni untuk menciptakan bentuk gigi yang alami dan fungsional. Hal ini sejalan dengan tuntutan profesi dokter gigi yang memerlukan kombinasi ilmu pengetahuan dan keahlian artistik.
PDSM 2025 menjadi platform ideal bagi mahasiswa preklinik untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka. Partisipasi dalam lomba ini memungkinkan mahasiswa untuk mengaplikasikan teori yang telah dipelajari ke dalam praktik nyata. Ini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan mereka menghadapi tantangan klinis di masa depan.
Perjalanan Dayin Sakhiya Afdhal Menuju Podium
Rangkaian Lomba Dental Carving diawali dengan babak penyisihan yang dilaksanakan secara daring. Dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi awal, hanya lima peserta dengan nilai tertinggi yang dinyatakan lolos. Mereka kemudian diundang ke Kampus Universitas Padjadjaran untuk mengikuti babak final secara luring.
Babak final yang berlangsung pada 29 November 2025 menjadi penentu. Di tahap ini, Dayin Sakhiya Afdhal, yang merupakan mahasiswa UI angkatan 2023, menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dengan ketelitian dan keahliannya, Dayin berhasil meraih posisi ketiga, mengukuhkan namanya sebagai salah satu Mahasiswa UI Juara Dental Carving terbaik di tingkat nasional.
Keberhasilan Dayin ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi FKG UI. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa UI memiliki potensi dan dedikasi yang tinggi dalam mengembangkan keterampilan dasar akademik dan praktis sejak tahap preklinik. Prestasi ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berprestasi.
Dampak dan Komitmen FKG UI dalam Pengembangan Mahasiswa
Selain sebagai ajang kompetisi, Padjadjaran Dentistry Scientific Meeting 2025 juga berfungsi sebagai ruang pertemuan dan jejaring antar-mahasiswa kedokteran gigi. Peserta dari berbagai perguruan tinggi di Tanah Air dapat saling berinteraksi dan memperluas relasi. Hal ini penting untuk membangun komunitas profesional yang solid di masa depan.
Melalui kegiatan semacam ini, para peserta tidak hanya mengasah keterampilan akademik dan klinis mereka. Mereka juga memiliki kesempatan untuk bertukar pikiran dan pengalaman dengan sejawat lintas institusi. Ini adalah bagian integral dari proses pembelajaran yang komprehensif dan berkelanjutan yang didorong oleh FKG UI.
Pencapaian Dayin Sakhiya Afdhal mencerminkan komitmen FKG UI dalam mengembangkan kemampuan mahasiswa. FKG UI terus mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam berbagai kegiatan ilmiah dan kompetisi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan maksimal untuk berkembang dan berprestasi di bidangnya.
Sumber: AntaraNews