Mahasiswa Unpatti Sabet Juara III Debat Peternakan Nasional, Buktikan Talenta Tak Kalah Saing!

Mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) sukses meraih juara III dalam ajang debat peternakan tingkat nasional, membuktikan kemampuan bersaing di antara perguruan tinggi se-Indonesia. Prestasi ini menjadi motivasi besar bagi kampus.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mahasiswa Unpatti Sabet Juara III Debat Peternakan Nasional, Buktikan Talenta Tak Kalah Saing!
Mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) sukses meraih juara III dalam ajang debat peternakan tingkat nasional, membuktikan kemampuan bersaing di antara perguruan tinggi se-Indonesia. Prestasi ini menjadi motivasi besar bagi kampus. (Merdeka.com)

Mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) berhasil mengukir prestasi gemilang di kancah nasional. Mereka menyabet juara III dalam ajang debat bidang peternakan tingkat nasional. Capaian ini diraih oleh tim dari Fakultas Pertanian Unpatti.

Tim yang beranggotakan Astriq Satha Kusuma, Ferinika F. Mado, dan Citra Herawati ini menunjukkan kapabilitasnya. Mereka bersaing dengan delegasi dari berbagai universitas se-Indonesia. Prestasi ini diumumkan di Ambon pada Rabu (1/10) oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unpatti.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Unpatti memiliki potensi besar. Mereka mampu bersaing dan mengharumkan nama almamater di tingkat nasional. Ini juga sejalan dengan fokus Kementerian Pertanian dalam memajukan sektor peternakan Indonesia.

Kiprah Membanggakan Fakultas Pertanian

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Unpatti, Dr. Nur Aida Kubangun, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. "Saya sangat bangga dan gembira karena Fakultas Pertanian yang selama ini jarang mengikuti kompetisi tingkat Nasional akhirnya menunjukkan kiprah positif," ujarnya di Ambon. Prestasi ini sangat relevan dengan upaya memajukan sektor peternakan.

Dr. Nur Aida menambahkan, meskipun persiapan yang dilakukan tergolong singkat, tim debat Unpatti tetap mampu menorehkan hasil terbaik. Mereka berhasil meraih juara III di antara banyak perwakilan universitas lain. Hal ini menunjukkan semangat juang dan dedikasi tinggi dari para mahasiswa.

"Hal ini membuktikan mahasiswa Unpatti tidak kalah bersaing dengan perguruan tinggi lain di Indonesia," tegasnya. Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi fakultas lain. Ini juga mendorong mahasiswa untuk terus berprestasi di berbagai bidang.

Pembinaan Berkelanjutan dan Potensi UKM

Lebih lanjut, Dr. Nur Aida Kubangun menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi talenta mahasiswa. Khususnya, pembinaan ini perlu difokuskan pada mahasiswa Fakultas Pertanian. Pengembangan bakat dan minat mahasiswa harus terus didukung oleh universitas.

Menurutnya, pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di bidang agribisnis atau peternakan akan menjadi wadah yang sangat tepat. UKM dapat memfasilitasi pengembangan bakat mahasiswa secara terstruktur dan terarah. Ini akan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berinovasi.

"Jika ada UKM, mahasiswa bisa didukung secara finansial oleh universitas," jelas Dr. Nur Aida. Dukungan finansial ini tentu akan sangat memudahkan pengembangan diri mahasiswa. Ini lebih efektif dibandingkan jika mereka harus berjuang secara individu tanpa dukungan.

Prestasi Ganda dan Kontribusi di Ismapeti

Salah satu peserta lomba, Astriq Satha Kusuma, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tim Unpatti. Mereka tidak hanya membawa pulang satu, melainkan tiga penghargaan sekaligus dari ajang tersebut. Ini menunjukkan keunggulan mahasiswa Unpatti dalam berbagai aspek.

"Alhamdulillah, kami mendapatkan juara III lomba debat peternakan, saya juga meraih juara III best speaker, serta teman saya berhasil juara III lomba potong karkas ayam," kata Astriq. Prestasi individu ini melengkapi keberhasilan tim secara keseluruhan. Ini juga menegaskan kualitas mahasiswa peternakan Unpatti.

Kegiatan ini diikuti oleh 45 delegasi dari 13 universitas. Acara ini juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah V Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (Ismapeti). Ismapeti mencakup wilayah Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.

Meskipun Unpatti belum masuk dalam kepengurusan wilayah, mahasiswa tetap berkontribusi aktif. Mereka terlibat dalam program yang akan dijalankan Ismapeti ke depan. "Kami bangga bisa membawa nama baik universitas dan berharap tahun depan Universitas Pattimura dapat terlibat langsung dalam kepengurusan Ismapeti Wilayah V," tambah Astriq.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi