Lewat Pukul 18.00 WIB, Massa di DPRD Jabar Dibubarkan Gunakan Gas Air Mata
Petugas polisi sempat menyerukan agar orang-orang yang masih berkumpul di Jalan Diponegoro, Bandung membubarkan diri lewat pengeras suara.
Massa demo di depan gedung DPRD Jabar dibubarkan oleh petugas kepolisian. Pembubaran dilakukan karena waktu telah lewat pukul 18.00 WIB.
Petugas polisi sempat menyerukan agar orang-orang yang masih berkumpul di Jalan Diponegoro, Bandung membubarkan diri lewat pengeras suara.
"Perhatian, adek-adek, ayo pulang sudah pukul 6, sesuai undang-undang," kata petugas polisi lewat pengeras suara.
Namun, massa tak lantas menarik diri dari titik aksi. Sekitar pukul 18.23 WIB terpantau sejumlah orang masih berkumpul di depan DPRD Jabar. Tampak kobaran api dari benda yang dibakar mereka di depan kantor legislator tersebut.
Langkah Petugas
Menyikapi itu petugas kemudian melakukan pembubaran secara langsung, sekitar 18.25 WIB. Gas air mata juga dilontarkan. Massa pun berhamburan lari ke berbagai arah, seperti ke Jalan Cilamaya dan arah Gedung Sate.
Petugas juga melakukan penyisiran di area sekitar Gedung Sate. Sementara itu, terlihat seorang remaja laki-laki diamankan petugas.
Aksi Demonstrasi Sempat Memanas
Seperti diketahui aksi unjuk rasa yang semula digelar oleh sejumlah organisasi mahasiswa di depan kantor DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Bandung, mendadak memanas pada Senin (1/9) sore. Spanduk protes yang semula di pampang di gerbang besi, dibakar sekelompok orang.
Tidak terdengar lagi orasi dari mahasiswa. Mereka menarik diri dari titik aksi.
Nyanyian dan tuntutan protes mahasiswa, kini berganti benda-benda yang dilemparkan sekelompok orang tampak menutupi muka. Botol air mineral plastik dan beling, batu, kayu, sampai molotov melayang ke halaman kantor legistor itu, sedang asap hitam dari spanduk yang dibakar membumbung ke langit.
"Revolusi, revolusi," teriak di antara mereka.
Kini, terpantau tak ada lagi massa di Jalan Diponegoro depan DPRD Jabar. Sejumlah kendaraan telah mulai kembali bermobilitas di sekitar kawasan tersebut.