Laka Maut di Batang, Xpander Tabrak Bus Saat One Way, 2 Orang Tewas
Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Kamis (19/3) pukul 10.45 WIB. Dua orang meninggal dunia dalam kejadian kecelakaan.
Sebuah mobil Xpander bernopol B 2135 KZI menabrak bus PO 27 Trans yang sedang berhenti di bahu jalan di ruas Jalan Tol KM 368 jalur B one way wilayah Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Kamis (19/3) pukul 10.45 WIB. Dua orang meninggal dunia dalam kejadian kecelakaan tersebut lantaran kerasnya benturan.
"Dua orang penumpang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Para korban merupakan penumpang mobil," kata Kasat Lantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, Kamis (19/3).
Kejadian bermula ketika mobil Xpander melaju dari arah barat ke timur di jalur one way. Saat melaju mobil berada di lajur kanan, namun tiba di lokasi kejadian mobil langsung menabrak bagian belakang bus bernopol N 7008 UB yang sedang berhenti di jalur yang sama karena mogok.
"Mobil yang melaju tak terkendali langsung tabrak belakang bus. Diduga pengemudi mobil kurang konsentrasi akibat mengantuk," ungkapnya.
Dua Orang Meninggal
Benturan keras tak terhindarkan sehingga membuat dua korban meninggal dunia diantaranya merupakan pengemudi Andi Endarto (48) dan ARW (16). Sedangkan dua orang luka berat dalam perawatan di rumah sakit.
"Untuk Pengemudi, Andi Endarto meninggal dunia di RSI Kendal akibat luka pada bagian dada. Sementara satu penumpang, ARW (16), meninggal dunia akibat cedera kepala berat," jelasnya.
Dua penumpang lainnya mengalami luka. Dian Arianta Widya (48) mengalami patah tulang kaki kanan dan dalam kondisi sadar saat dirawat.
Sedangkan ASR (13) mengalami cedera kepala ringan dan juga menjalani perawatan. Pengemudi Xpander diketahui merupakan warga Kota Bekasi. Sementara pengemudi bus bernama Hunsen Sudrajat (31), juga berasal dari Bekasi.
Unit Gakkum Satlantas Polres Batang
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Unit Gakkum Satlantas Polres Batang bergerak mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan, termasuk evakuasi korban dan pengamanan arus lalu lintas. Terkait penanganan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi.
"Kita masih pendalaman dengan memeriksa saksi untuk mengetahui kronologi awal kecelakaan," tuturnya.
Arus lalu lintas sempat mengalami kepadatan namun berhasil kembali normal setelah penanganan. Polisi mengimbau para pengendara, khususnya yang melakukan perjalanan jauh, untuk tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh lelah.
"Istirahat yang cukup dinilai penting untuk mencegah kecelakaan, terutama di jalur tol dengan kecepatan tinggi," katanya.