Kronologi Mobil di SPBU Surabaya Ludes Terbakar Gegara Ulah Bocah
Pemilik mobil, RYA (34), mengaku tidak menyangka mobil yang rencananya akan dipakai saat Lebaran justru nyaris ludes.kebakaran
Sebuah mobil Honda BR-V bernopol L-17-56-YI hangus terbakar di area SPBU Jalan Kayoon, Genteng, Surabaya, pada Kamis (27/3). Penyebabnya diduga karena seorang bocah 9 tahun melempar korek gas menyala ke dalam drum berisi bensin.
Pemilik mobil, RYA (34), mengaku tidak menyangka mobil yang rencananya akan dipakai saat Lebaran justru nyaris ludes dilalap api akibat ulah iseng anak kecil.
Kronologi Kejadian
Saat kejadian, RYA memarkirkan mobilnya di depan stand perbaikan ban kendaraan yang disediakan SPBU untuk mengganti roda dan menambah tekanan angin.
Di waktu bersamaan, seorang bocah berinisial R (9) yang turun dari mobil pikap tiba-tiba melempar korek gas menyala ke dalam drum yang berisi sisa bensin. Drum tersebut sebelumnya digunakan petugas SPBU untuk pengecekan tera bahan bakar sebelum dikembalikan ke tandon penyimpanan.
Akibatnya, terjadi ledakan yang langsung diikuti kobaran api. Cairan bensin yang terbakar meluber ke permukaan tanah dan mengalir hingga ke bagian bawah kap mesin mobil milik RYA.
"Aku lagi nambal ban di sana, tahu-tahu ada drum meledak, warna hijau. Ada yang ngomong berdasarkan pengakuan anak kecilnya, dia mainan korek, koreknya dilempar ke drum, terus meledak. Kayaknya isi minyak (drum tadi)," ujar RYA.
Dua Orang Alami Luka Bakar
Selain membakar mobil, insiden ini juga menyebabkan dua orang mengalami luka bakar ringan.
Menurut Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Buyung Hidayat, bocah R mengalami luka bakar derajat satu sebesar 16 persen di bagian tangan dan wajah. Sementara itu, seorang sekuriti SPBU berinisial N (37) mengalami luka bakar derajat satu sebesar 6 persen di tangan kanan.
"Penyebab awal kebakaran kendaraan diduga dari korek api. Setelah pengecekan dan penanganan awal, kedua korban dibawa ke IGD RS SMS oleh ambulans PMI," ujar Buyung, Jumat (28/3).
Hingga saat ini, pihak kepolisian dan petugas SPBU masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.