Kolaborasi Pentaheliks BBPOM Manado Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan Partisipatif
BBPOM Manado menegaskan kolaborasi pentaheliks menjadi kekuatan utama dalam pengawasan obat dan makanan partisipatif, mendorong ekosistem pengawasan yang berkelanjutan dan pelayanan publik prima.
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado, Sulawesi Utara, menyebutkan kolaborasi pentaheliks sebagai kekuatan utama dalam pengawasan partisipatif. Pendekatan multipihak ini melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media. Kepala BBPOM Manado, Hermanto, menyampaikan hal ini dalam Forum Konsultasi Publik di Manado, Selasa.
Forum Konsultasi Publik tersebut dirancang sebagai ruang dialog terbuka antara penyelenggara layanan dan para pemangku kepentingan. Tujuannya adalah untuk menampung masukan, kritik konstruktif, serta rekomendasi demi peningkatan kualitas pelayanan publik. Transparansi dan akuntabilitas dalam keterbukaan informasi publik menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Komitmen terhadap keterbukaan dan pelayanan prima ini sejalan dengan upaya BBPOM Manado dalam membangun zona integritas. Penerapan zona integritas bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan transformasi budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan kepuasan masyarakat.
Membangun Ekosistem Pengawasan Partisipatif Berkelanjutan
Hermanto menjelaskan bahwa kolaborasi multipihak melalui pendekatan pentaheliks merupakan kekuatan bersama. Ini bertujuan membangun ekosistem pengawasan yang partisipatif dan berkelanjutan di wilayah Manado. Sinergi antar elemen ini krusial untuk efektivitas pengawasan obat dan makanan.
Forum Konsultasi Publik menjadi platform interaktif yang memfasilitasi pertukaran ide dan pengalaman. Ini memungkinkan BBPOM Manado untuk terus beradaptasi dan meningkatkan strategi pengawasan. Dialog terbuka ini juga mendorong partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan.
Prinsip transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam setiap interaksi dan pengambilan keputusan. Hal ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan publik terhadap kinerja BBPOM Manado. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama bagi keberhasilan program pengawasan.
Transformasi Budaya Kerja Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani
Implementasi zona integritas di BBPOM Manado bertujuan mengubah pola pikir seluruh jajaran. Dari yang semula berorientasi pada prosedur, kini fokus pada hasil dan kepuasan masyarakat. Transformasi ini mencerminkan komitmen terhadap pelayanan publik yang lebih baik.
Target BBPOM Manado adalah meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Untuk mencapai ini, enam area perubahan terus diperkuat secara konsisten. Ini termasuk peningkatan efisiensi dan kualitas layanan internal.
Peningkatan kualitas layanan berbasis digital dan penyederhanaan proses bisnis menjadi prioritas utama. Penguatan pengawasan internal serta pembangunan SDM yang profesional dan berintegritas juga terus dilakukan. Langkah-langkah ini mendukung pencapaian target WBBM.
Hermanto menegaskan bahwa predikat WBBM bukanlah tujuan akhir dari upaya mereka. Melainkan konsekuensi dari kerja nyata, kolaborasi yang solid, dan komitmen yang konsisten. Dukungan semua pihak menjadi energi besar untuk terus berbenah.
Manfaat Kolaborasi untuk Perlindungan Masyarakat
Melalui kolaborasi pentaheliks, BBPOM Manado berharap tercipta komunikasi dua arah yang konstruktif. Ini akan secara signifikan meningkatkan literasi masyarakat terhadap obat dan makanan yang aman. Edukasi publik menjadi salah satu pilar penting pengawasan.
Kolaborasi ini juga diharapkan dapat mewujudkan iklim usaha yang sehat dan patuh regulasi. Selain itu, pelayanan publik akan semakin cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Lingkungan usaha yang kondusif akan mendorong kepatuhan.
Sebagai unit pelaksana teknis Badan Pengawas Obat dan Makanan, BBPOM Manado memiliki mandat strategis. Mandat ini adalah melindungi masyarakat dari risiko obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan keamanan, khasiat/manfaat, dan mutu. Perlindungan konsumen adalah prioritas utama.
Hermanto mengajak semua pihak untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam forum ini. Tujuannya adalah membangun birokrasi yang bersih, melayani, dan berintegritas demi kepentingan publik. Kebersamaan adalah kunci keberhasilan.
Sumber: AntaraNews