Kodaeral IX Tanamkan Cinta Bahari Lewat Aksi Bersih Pantai Ambon yang Edukatif
Kodaeral IX Ambon menggelar aksi bersih Pantai Ambon di Tawiri, melibatkan prajurit dan siswa SMA, menanamkan cinta bahari serta kepedulian lingkungan selaras Operasi Trisila TNI AL ke-26 Tahun 2026.
Kodaeral IX Ambon baru-baru ini menggelar aksi bersih pantai di kawasan Tawiri, Ambon, pada Minggu, 22 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan menanamkan cinta bahari kepada generasi muda dan mendukung Operasi Trisila TNI Angkatan Laut ke-26 Tahun 2026. Aksi ini melibatkan prajurit TNI Angkatan Laut serta siswa-siswi SMA Kristen Passo Ambon.
Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, menjelaskan bahwa kegiatan ini memfokuskan upaya pembersihan sampah plastik dan berbagai limbah di pesisir. Lebih dari 80 karung sampah berhasil dikumpulkan dari sepanjang garis pantai Tawiri. Sampah tersebut kemudian dipilah sebelum dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat sinergi antara prajurit dan masyarakat setempat. Diharapkan, aksi bersih pantai ini dapat menjadi sarana edukasi efektif bagi para pelajar.
Sinergi Prajurit dan Generasi Muda dalam Aksi Lingkungan
Kegiatan bersih Pantai Ambon di pesisir Tawiri melibatkan berbagai elemen. Prajurit Kodaeral IX, prajurit dari KRI Balongan-908, dan prajurit Brigif 3 Marinir turut serta aktif. Mereka bahu-membahu bersama siswa-siswi SMA Kristen Passo Ambon membersihkan area pantai.
Partisipasi aktif dari berbagai kesatuan TNI Angkatan Laut menunjukkan komitmen tinggi terhadap lingkungan. Kolaborasi dengan pelajar SMA Kristen Passo Ambon juga menjadi poin penting. Ini menciptakan suasana gotong royong yang kuat di antara peserta.
Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas menekankan pentingnya sinergi ini. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar membersihkan sampah. Namun juga membangun kebersamaan antara TNI dan masyarakat, khususnya generasi muda.
Lebih dari 80 karung sampah berhasil dikumpulkan selama kegiatan berlangsung. Sampah-sampah ini terdiri dari plastik dan berbagai jenis limbah lainnya. Pemilahan sampah dilakukan sebelum akhirnya dibawa ke TPA untuk penanganan lebih lanjut.
Edukasi dan Kesadaran Lingkungan Maritim
Lebih dari sekadar membersihkan, kegiatan ini berfungsi sebagai sarana edukasi. Pelajar diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan laut dan pesisir. Ini krusial mengingat Indonesia adalah negara kepulauan dengan kekayaan maritim melimpah.
Komandan Kodaeral IX menegaskan bahwa laut adalah masa depan bangsa. Menjaga kebersihan pantai bukan hanya tugas TNI Angkatan Laut semata. Namun, ini adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.
Keterlibatan siswa SMA Kristen Passo Ambon diharapkan menumbuhkan kesadaran sejak dini. Kesadaran ini mencakup pelestarian lingkungan maritim dan penguatan semangat gotong royong. Mereka adalah agen perubahan masa depan.
Operasi Trisila TNI Angkatan Laut ke-26 Tahun 2026 menjadi payung kegiatan ini. Melalui operasi tersebut, TNI AL ingin menanamkan kesadaran kolektif. Bahwa menjaga kelestarian laut adalah investasi penting untuk masa depan bangsa.
Mendukung Gerakan Nasional dan Keberlanjutan
Kegiatan bersih pantai ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Presiden mendorong gerakan “ASRI” (aman, sehat, resik, dan indah) untuk lingkungan bersih. Inisiatif Kodaeral IX ini selaras dengan visi tersebut.
Kodaeral IX terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pelestarian lingkungan. Ini juga bagian dari upaya membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kegiatan seperti ini memperkuat ikatan antara institusi militer dan masyarakat sipil.
Diharapkan, kegiatan bersih pantai ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang. Keberlanjutan ini penting untuk menjaga keindahan dan kebersihan pantai di wilayah Maluku. Terutama di kawasan Tawiri yang merupakan salah satu aset alam.
Selain itu, kegiatan berkelanjutan ini bertujuan memperkuat karakter generasi muda. Mereka didorong untuk memiliki rasa cinta yang mendalam terhadap laut dan lingkungan. Ini adalah investasi jangka panjang bagi kelestarian alam Indonesia.
Sumber: AntaraNews