Kodaeral VI Bersihkan Pantai Selayar, Wujudkan Program Indonesia ASRI Jaga Lingkungan Maritim

Komando Daerah Militer Angkatan Laut (Kodaeral) VI bersama masyarakat menggelar aksi bersih-bersih di Pelabuhan TPI Bonehalang, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, mendukung program Indonesia ASRI untuk lingkungan maritim yang sehat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kodaeral VI Bersihkan Pantai Selayar, Wujudkan Program Indonesia ASRI Jaga Lingkungan Maritim
Komando Daerah Militer Angkatan Laut (Kodaeral) VI bersama masyarakat menggelar aksi bersih-bersih di Pelabuhan TPI Bonehalang, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, mendukung program Indonesia ASRI untuk lingkungan maritim yang sehat. (AntaraNews)

Komando Daerah Militer Angkatan Laut (Kodaeral) VI belum lama ini menggelar aksi bersih-bersih di Pelabuhan TPI Bonehalang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Indonesia Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI) yang melibatkan kolaborasi dengan masyarakat setempat. Inisiatif ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan maritim dan menumbuhkan kepedulian bersama terhadap ekosistem laut.

Komandan Satuan Patroli (Dansatrol) Kodaeral VI, Letkol Laut (P) Roni, menjelaskan bahwa program Indonesia ASRI lebih dari sekadar mengumpulkan sampah. Menurutnya, aksi ini adalah simbol perlawanan terhadap kerusakan ekosistem laut yang semakin mengkhawatirkan. TNI AL menyadari pentingnya lingkungan maritim yang sehat sebagai fondasi kekuatan pertahanan laut yang tangguh.

Aksi bersih-bersih ini melibatkan ratusan personel TNI AL yang bekerja sama dengan ribuan warga lokal, pelajar, dan aktivis lingkungan. Mereka bahu-membahu membersihkan bibir pantai Pelabuhan TPI Bonehalang. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan program lokal "Selayar Jumpa Pagi Berlian" (Jumat Pagi Bersih Lingkungan).

Letkol Laut (P) Roni menegaskan komitmen TNI AL sebagai pelindung kedaulatan dan pengawal kelestarian maritim nusantara. Melalui Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VI dan Unsur KRI Marlin-877, program ASRI ini diwujudkan sebagai bentuk nyata kepedulian. Roni menekankan bahwa kekuatan pertahanan laut yang tangguh tidak dapat dipisahkan dari lingkungan maritim yang sehat dan masyarakat yang peduli.

Program Indonesia ASRI bukan hanya sebuah kegiatan seremonial, melainkan manifestasi nyata dari kemanunggalan TNI AL dengan rakyat. Ini menunjukkan bahwa peran militer tidak hanya terbatas pada aspek pertahanan, tetapi juga merambah ke pelestarian lingkungan. Kolaborasi ini menjadi bukti sinergi antara aparat dan warga dalam menjaga keindahan serta keberlanjutan alam.

Pernyataan Roni menyoroti bahwa laut adalah bagian integral dari kehidupan masyarakat Indonesia. "TNI AL hadir untuk membuktikan bahwa kami tidak hanya tangguh di medan tempur, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan alam untuk anak cucu bangsa," ujarnya. Komitmen ini mencerminkan visi jangka panjang untuk masa depan maritim Indonesia.

Kegiatan bersih-bersih di Pelabuhan TPI Bonehalang ini bukanlah kerja bakti biasa, melainkan sebuah gerakan masif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Ratusan personel TNI AL dan ribuan warga lokal, termasuk pelajar serta aktivis lingkungan, bersatu padu membersihkan area pesisir. Mereka menunjukkan semangat kebersamaan dalam upaya mengembalikan kejayaan estetika pesisir Selayar.

Aksi kolaborasi ini berhasil mengumpulkan berton-ton sampah anorganik dari bibir pantai. Sampah-sampah tersebut kemudian langsung diproses secara sistematis, memastikan tidak ada lagi penumpukan yang merusak pemandangan dan ekosistem. Hasilnya, jejak pesisir yang sebelumnya kotor kini tampak bersih dan asri, memberikan dampak positif yang signifikan.

Partisipasi aktif dari berbagai pihak, mulai dari militer hingga masyarakat sipil, menunjukkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan laut. Sinergi ini memperkuat pesan bahwa tanggung jawab pelestarian lingkungan adalah milik bersama. Hal ini juga menjadi contoh nyata bagaimana gotong royong dapat menghasilkan perubahan yang besar dan positif.

Program Indonesia ASRI dicanangkan sebagai upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pembersihan fisik, tetapi juga pada edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat. Tujuannya adalah mengubah perilaku agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan maritim.

Letkol Laut (P) Roni menegaskan filosofi di balik program ini, "Laut adalah halaman depan rumah kita, bukan tempat sampah." Pernyataan ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melihat laut sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Dengan demikian, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihannya, sama seperti menjaga kebersihan rumah sendiri.

Melalui program ini, TNI AL tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan. Upaya pelestarian lingkungan maritim ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem laut yang lestari bagi generasi mendatang. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir di seluruh nusantara.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi