Kemenpar Tinjau Destinasi Wisata Sari Ater Subang Jelang Puncak Libur Nataru
Deputi Kemenpar Hariyanto melakukan kunjungan Kemenpar Sari Ater Subang untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Hariyanto, baru-baru ini melakukan peninjauan ke sejumlah titik destinasi wisata. Kunjungan ini berlokasi di kawasan Sari Ater Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu (25/12).
Peninjauan ini dilakukan dalam momen libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang merupakan periode penting dengan lonjakan kunjungan wisatawan. Tujuannya adalah untuk memastikan pergerakan wisatawan di destinasi berjalan dengan baik dan lancar.
Sebagai bagian dari program pemantauan, Kemenpar berkomitmen untuk memantau penyelenggaraan wisata agar aman, nyaman, dan meninggalkan kesan positif bagi pengunjung. Sebanyak 60 destinasi wisata di seluruh Tanah Air menjadi fokus pemantauan tahun ini.
Kemenpar Perketat Pemantauan Destinasi Wisata Selama Libur Nataru
Kemenpar secara aktif menjalankan program kunjungan situasi ke berbagai destinasi wisata di Indonesia selama musim libur panjang Nataru. Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa seluruh aspek operasional wisata memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung.
Hariyanto menjelaskan bahwa seluruh jajaran Kemenpar telah berbagi tugas untuk melakukan pemantauan intensif di berbagai lokasi. Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Kemenpar untuk memastikan pengalaman berwisata yang menyenangkan dan aman.
Pemantauan destinasi wisata akan terus dilakukan mulai tanggal 21 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Fokus utama adalah memastikan bahwa destinasi wisata tetap kondusif, nyaman, dan menyenangkan bagi semua wisatawan yang berkunjung.
Pergerakan Wisatawan Dominan dari Jawa Barat, Jawa Tengah Jadi Tujuan Utama
Hariyanto juga mengungkapkan data menarik mengenai pergerakan wisatawan nasional pada periode libur ini. Sekitar 16,9 persen atau hampir 20,26 juta wisatawan berasal dari wilayah Jawa Barat.
Meskipun Jawa Barat menjadi sumber pergerakan wisatawan yang signifikan, provinsi tujuan utama pergerakan tersebut adalah Jawa Tengah. Selain Jawa Tengah, provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat sendiri juga menjadi sasaran favorit bagi para pelancong.
"Karena memang Jawa Barat jumlah penduduknya banyak. Selain dari Jawa Barat, banyak pula pergerakan wisatawan dari Jawa Timur dan Jawa Tengah," kata Hariyanto. Hal ini menunjukkan dinamika pergerakan wisatawan yang kompleks di Indonesia.
Meski banyak pergerakan wisatawan berasal dari Jawa Barat, provinsi ini tetap menjadi salah satu daerah yang paling banyak dikunjungi secara nasional. Ini mengindikasikan daya tarik wisata Jawa Barat yang kuat.
Sari Ater Tingkatkan Pelayanan dan Hiburan Sambut Tahun Baru
General Manager Sari Ater Hotel & Resort, Ari Hermowo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan perwakilan Kemenpar ke destinasi yang dikelolanya. Kunjungan ini menjadi motivasi penting bagi pengelola wisata di Sari Ater.
Ari Hermowo menegaskan bahwa kunjungan tersebut akan memicu semangat pengelola untuk terus menyajikan destinasi wisata yang aman dan nyaman. Mereka berkomitmen untuk memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung.
Memasuki musim libur panjang Nataru, Sari Ater telah mencatat lonjakan pengunjung yang signifikan dibandingkan akhir pekan biasa. Ini menunjukkan popularitas Sari Ater sebagai pilihan destinasi liburan.
Untuk lebih menarik wisatawan, pihak Sari Ater juga telah menyiapkan beragam acara hiburan menarik. Acara ini akan diselenggarakan secara khusus pada malam pergantian tahun, menambah semarak perayaan di kawasan tersebut.
Sumber: AntaraNews