Dispar Maluku Dorong Festival Durian Hutumuri Masuk Kalender Event Nasional

Dinas Pariwisata Maluku berupaya memasukkan Festival Durian Hutumuri ke Kalender Event Nasional, bertujuan memperkuat daya tarik wisata dan mengembangkan potensi lokal.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dispar Maluku Dorong Festival Durian Hutumuri Masuk Kalender Event Nasional
Dinas Pariwisata Maluku berupaya memasukkan Festival Durian Hutumuri ke Kalender Event Nasional, bertujuan memperkuat daya tarik wisata dan mengembangkan potensi lokal. (AntaraNews)

Dinas Pariwisata (Dispar) Maluku secara aktif mendorong Festival Durian Hutumuri agar dapat diakui dan masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN). Upaya ini merupakan strategi penting untuk memperkuat daya tarik wisata daerah, khususnya di Negeri Hutumuri, Ambon. Langkah ini diambil mengingat potensi besar festival yang telah memasuki penyelenggaraan ketiga ini.

Kepala Dinas Pariwisata Maluku, Melkias M Lohy, menyatakan bahwa Festival Durian Hutumuri memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai agenda wisata unggulan. Penyelenggaraan festival secara berkelanjutan diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, ke Maluku.

Festival Durian Hutumuri 2026 kembali digelar meriah di Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, pada Sabtu, 27 Juni 2026. Acara ini menyediakan 12.500 buah durian hasil panen petani lokal yang dinikmati ribuan pengunjung, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat dan wisatawan.

Melkias M Lohy menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk mengembangkan Festival Durian Hutumuri. Petani durian, pemerintah negeri, Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, dan penyelenggara diharapkan bersinergi. Kolaborasi ini krusial agar festival dapat berlangsung secara berkelanjutan dan mencapai potensi maksimalnya. Sinergi antarpihak akan memastikan festival terus tumbuh dan memberikan manfaat.

Harapan besar Festival Durian Hutumuri menjadi bagian dari Kalender Event Nasional bertujuan untuk menjamin keberlanjutan acara. Dengan status tersebut, festival akan mendapatkan dukungan lebih besar dan pengakuan yang lebih luas. Hal ini juga akan membantu dalam perencanaan jangka panjang dan promosi yang lebih efektif.

Pengelolaan festival secara profesional juga menjadi perhatian utama Dispar Maluku. Hal ini diperlukan agar kearifan lokal masyarakat Hutumuri dapat berkembang menjadi budaya yang bernilai. Pengelolaan yang baik akan mendukung promosi Maluku sebagai destinasi wisata yang kaya akan budaya dan alam. Aspek profesionalisme sangat penting untuk daya saing festival.

Maluku memiliki banyak potensi pariwisata yang dapat dikembangkan melalui penguatan komunitas dan ekosistem pariwisata. Seluruh pemangku kepentingan diharapkan terlibat aktif dalam pengembangan ini. Keterlibatan semua pihak akan menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi daerah.

Dispar Maluku berkoordinasi dengan penyelenggara agar Festival Durian Hutumuri dapat diusulkan menjadi bagian dari Kalender Event Nasional di tahun-tahun mendatang. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan profil pariwisata Maluku. Pengusulan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Festival Durian diharapkan menjadi agenda tahunan dengan jadwal yang tetap dan terencana. Jadwal yang konsisten memungkinkan wisatawan domestik maupun mancanegara merencanakan kunjungan mereka. Dengan demikian, mereka dapat menghadiri festival dan menikmati pengalaman unik yang ditawarkan.

Melkias menyatakan bahwa jika acara ini menjadi kalender tetap, informasi waktu penyelenggaraan akan diketahui luas. Pengetahuan ini akan mempermudah wisatawan dari dalam maupun luar negeri untuk datang menyaksikan acara. Hal ini secara langsung akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Maluku.

Festival Durian dianggap sebagai anugerah bagi masyarakat Hutumuri karena mampu menghadirkan kegiatan yang berpotensi menjadi daya tarik wisata daerah. Keberadaan festival ini tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai pendorong ekonomi lokal. Potensi ini perlu terus digali dan dikembangkan secara optimal.

Pelaksanaan Festival Durian Hutumuri yang ketiga kalinya pada tahun 2026 ini menunjukkan konsistensi dan popularitas acara. Ribuan pengunjung menikmati 12.500 buah durian hasil panen petani lokal. Angka ini mencerminkan dampak ekonomi langsung bagi petani dan pedagang lokal di Hutumuri.

Festival ini diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mampu meningkatkan pendapatan petani durian. Peningkatan pendapatan ini akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat Hutumuri. Selain itu, festival juga memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.

Menarik lebih banyak wisatawan untuk mengenal potensi alam dan budaya Negeri Hutumuri juga menjadi tujuan utama festival. Dengan demikian, festival tidak hanya berfokus pada durian, tetapi juga pada promosi kekayaan lokal lainnya. Ini menciptakan pengalaman wisata yang lebih holistik bagi pengunjung dan masyarakat.

Pengembangan Festival Durian Hutumuri sebagai event nasional akan memberikan multiplier effect yang signifikan. Mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, pertumbuhan ekonomi lokal, hingga pelestarian budaya. Semua ini berkontribusi pada pembangunan pariwisata berkelanjutan di Maluku.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi