Kemenag Kalsel Lantik 19 Kepala Madrasah, Perkuat Implementasi Kurikulum Cinta
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melantik 19 kepala madrasah baru. Pelantikan ini menegaskan komitmen kuat Kemenag Kalsel dalam mengimplementasikan Kurikulum Cinta Madrasah yang berfokus pada akhlak dan ekoteologi.
Banjarmasin, 15 Januari 2026 – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) secara resmi melantik 19 kepala madrasah baru. Pelantikan ini berlangsung di Banjarmasin pada Kamis (15/1), menandai langkah strategis dalam memperkuat pendidikan madrasah di wilayah tersebut.
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, H Muhammad Tambrin, memimpin langsung prosesi pelantikan ini. Beliau menekankan pentingnya komitmen para kepala madrasah yang baru untuk melaksanakan Kurikulum Cinta Madrasah.
Inisiatif ini sejalan dengan amanat Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, yang menjadikan implementasi Kurikulum Cinta sebagai arah kebijakan utama pendidikan madrasah ke depan. Kurikulum ini bertujuan untuk menciptakan pendekatan pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai kasih sayang, empati, dan kebersamaan.
Pentingnya Akhlak sebagai Pondasi Kurikulum Cinta
H Muhammad Tambrin menyampaikan bahwa aspek utama dalam Kurikulum Cinta adalah akhlak. Menurutnya, seseorang dihargai dan dicintai bukan semata karena jabatan atau posisinya, melainkan karena kemuliaan akhlak yang dimilikinya. Oleh karena itu, kepala madrasah dan guru harus menjadi teladan akhlak bagi para peserta didik.
Guru yang dicintai oleh murid-muridnya akan lebih mudah menumbuhkan empati dan rasa kebersamaan di lingkungan madrasah. Figur teladan ini juga akan menjadi inspirasi penting bagi perkembangan karakter peserta didik. Hal ini selaras dengan misi Rasulullah SAW yang diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia di muka bumi.
Penerapan nilai-nilai akhlak dalam kegiatan belajar mengajar diharapkan mampu membentuk generasi madrasah yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki budi pekerti luhur. Lingkungan madrasah yang penuh kasih sayang akan mendukung proses pembentukan karakter yang positif.
Membangun Kepedulian Lingkungan melalui Ekoteologi
Aspek kedua yang ditekankan dalam Kurikulum Cinta adalah ekoteologi. Tambrin menjelaskan bahwa ekoteologi merupakan pemahaman dan kepedulian mendalam terhadap lingkungan sekitar. Madrasah diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan serta tanah air di kalangan peserta didik.
Implementasi nilai-nilai ini dapat diwujudkan melalui berbagai cara, salah satunya dengan menghadirkan taman dan ruang hijau di lingkungan madrasah. Keberadaan area hijau tidak hanya memperindah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran praktis mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam. Ini juga merupakan bentuk nyata dari cinta terhadap tanah air.
Para kepala madrasah yang baru dilantik diharapkan mampu memahami dan mengimplementasikan kedua aspek utama Kurikulum Cinta ini secara optimal. Pengelolaan dan pengembangan madrasah harus senantiasa berlandaskan pada nilai-nilai akhlak dan kepedulian lingkungan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik.
Daftar Kepala Madrasah yang Dilantik
Sebanyak 19 kepala madrasah yang dilantik oleh Kanwil Kemenag Kalsel akan mengemban amanah baru. Mereka diharapkan dapat membawa semangat Kurikulum Cinta ke madrasah masing-masing. Berikut adalah daftar nama-nama kepala madrasah yang baru dilantik:
- Muhammad Rafiq Hafiz sebagai Kepala MAN 4 Banjar
- Drs. Sibahani sebagai Kepala MTsN 8 Banjar
- Suhaili, S.Pd sebagai Kepala MTsN 5 Banjar
- Nor Ifansyah sebagai Kepala MAN 3 Banjar
- Akhmad Syahidi sebagai Kepala MTsN 9 Banjar
- Riduan Noor sebagai Kepala MTsN 3 Banjar
- Arbain sebagai Kepala MAN 5 Banjar
- H. Juhrani sebagai Kepala MTsN 10 Tabalong
- Drs. Kurnai sebagai Kepala MTsN 2 Tabalong
- H. Bahrul Elmi sebagai Kepala MAN 1 Tabalong
- Drs. Rahman Noor sebagai Kepala MTsN 3 Tabalong
- Aliansyah sebagai Kepala MIN 5 Tabalong
- Rina Hidayati sebagai Kepala MIN 4 Tabalong
- Ida Ruyani sebagai Kepala MIN 7 Tabalong
- Norhayani sebagai Kepala MIN 8 Tabalong
- H. Abdul Hadi sebagai Kepala MIN 6 Tabalong
- Drs. H. Syaifur Rapiq sebagai Kepala MTsN 8 Tabalong
- Hidayat sebagai Kepala MTsN 7 Tabalong
- Syamsiar sebagai Kepala MIN 12 Tabalong
Sumber: AntaraNews