Kakek di Bantul Tewas Usai Buang Jimat ke Sungai
Istri korban, lanjut Jeffry kemudian memberitahu kepada anak dan menantunya soal hilangnya korban.
Sumiyadi, kakek berusia 88 tahun ditemukan meninggal dunia di Sungai Bulus, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, Selasa (20/5) malam. Sebelum ditemukan tewas, korban sempat pamit ke keluarga untuk melarung atau membuang jimat.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry menerangkan, kejadian bermula saat Senin (19/5) korban sempat bilang ke istrinya untuk pamit melarung atau membuang jimat kepunyaannya.
"Korban sempat pamit ke istrinya pada Senin (19/5) kalau besok mau pergi untuk melarung jimat," kata Jeffry saat dihubungi wartawan, Rabu (21/5).
Jeffry mengatakan, pada Selasa (20/5), istrinya kemudian ingin membangunkan korban. Namun saat itu korban diketahui sudah tak ada lagi di tempat tidurnya.
Istri korban, lanjut Jeffry kemudian memberitahu kepada anak dan menantunya soal hilangnya korban. Kemudian mereka mencari di sekitar rumah dan bertanya pada tetangga perihal keberadaan korban.
Keluarga Susuri Sungai
Keluarga korban juga melaporkan hilangnya korban ke perangkat desa. Kemudian dilakukanlah pencarian di sekitar Sungai Bulus yang hanya berjarak 100 meter dari rumah korban.
Korban, sambung Jeffry punya kebiasaan memberikan makan entok peliharaannya. Entok ini ditaruh di kandang yang ada di tepi Sungai Bulus.
"Warga kemudian mencari keberadaan korban dengan menyusuri Sungai Bulus. Sekitar pukul 18.30 WIB, warga menemukan korban sudah meninggal dunia karena tenggelam. Ditemukan di sebelah barat kandang entok milik korban," urai Jeffry.
Jeffry menambahkan, usai korban ditemukan kemudian dilakukan identifikasi visum luar pada tubuh korban. Dari identifikasi visum luar ini tak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.
"Keluarga korban sudah menerima kejadian ini sebagai musibah. Korban langsung dimakamkan malam harinya," tutup Jeffry.