John Herdman Fokus Cari Pemain Muda Potensial di Liga 2
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman secara langsung memantau pertandingan Liga 2 demi menemukan pemain muda potensial yang siap bersaing di level selanjutnya, membuka peluang baru bagi talenta lokal.
Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menunjukkan komitmennya dalam mencari bibit-bibit unggul sepak bola Tanah Air. Ia secara langsung menyaksikan pertandingan Liga 2 Indonesia atau Championship, dengan harapan besar menemukan pemain muda potensial.
Kehadiran Herdman terlihat pada laga Grup A antara Garudayaksa melawan Persekat Tegal yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (14/2/2026) lalu. Pertandingan ini menjadi bagian dari upaya pelatih asal Inggris tersebut untuk memahami struktur kompetisi di bawah divisi utama.
Herdman menegaskan pentingnya memantau level kompetisi ini untuk mengidentifikasi pemain-pemain muda yang sedang berjuang keras. Tujuannya adalah untuk mendorong diri mereka ke level yang lebih tinggi dalam karier sepak bola profesionalnya.
Mengapa Liga 2 Jadi Fokus Pencarian Bakat?
John Herdman menjelaskan bahwa Liga 2 menawarkan pandangan unik terhadap perkembangan pemain. Di divisi ini, banyak pemain yang jauh lebih muda berkesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan publik.
"Sangat penting untuk memahami apa yang ada di bawah divisi pertama (Super League) di sini," kata Herdman, menekankan pentingnya melihat setiap level kompetisi. Ia ingin mengetahui pemain muda mana yang sedang muncul dan siap bersaing.
Pengalaman menonton langsung ini memberikan Herdman pemahaman mendalam tentang intensitas permainan. Ia juga dapat melihat fasilitas serta struktur kompetisi yang ada di level Liga 2.
Sorotan Pertandingan Garudayaksa vs Persekat Tegal
Pertandingan yang disaksikan Herdman berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 untuk tuan rumah Garudayaksa. Gol pembuka dicetak oleh Alfin Kelilaw pada menit ke-24, memberikan keunggulan awal bagi timnya.
Setelah Persekat Tegal berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Hamdi Sula di menit ke-78, Garudayaksa memastikan kemenangan di menit-menit akhir. Adittia Gigis menjadi pahlawan dengan gol sundulannya pada menit ke-89.
Hasil ini membuat Garudayaksa kokoh di puncak klasemen Grup A dengan 37 poin. Mereka unggul satu poin dari Adhyaksa yang menempel ketat di posisi kedua.
Harapan Pemain Senior untuk Talenta Muda
Kehadiran Herdman di Stadion Pakansari mengejutkan banyak pihak, termasuk pemain senior Garudayaksa, Andik Vermansah. Andik mengaku tidak menyangka bahwa pelatih timnas akan memantau aksinya.
Pemain berusia 34 tahun itu menyadari usianya yang tidak lagi muda dan sudah lama tidak dipanggil tim Garuda. Namun, ia sangat berharap Herdman dapat menemukan pemain muda berbakat dari timnya.
Andik secara spesifik menyebut nama Alfin Faiz Kelilauw, pencetak gol pertama Garudayaksa. Menurutnya, pemain berusia 19 tahun dengan satu gol dan tiga assist musim ini memiliki prospek cerah untuk Timnas Indonesia.
"Saya berharap dari tim Garudayaksa, terus terang banyak pemain-pemain muda yang berbakat. Semoga bisa dicoba begitu," ujar Andik. Ia menambahkan, "Insya Allah ingin saya Alfin bisa ke timnas suatu saat nanti."
Sumber: AntaraNews