Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, baru saja kembali dari kunjungan ke Eropa. Selama berada di sana, ia melakukan pemantauan terhadap para pemain diaspora yang tergabung dalam tim berjulukan Garuda.
Herdman mengunjungi aktivitas beberapa pemain, termasuk bek dari Borussia Monchengladbach, Kevin Diks, fullback Go Ahead Eagles, Dean James, dan palang pintu Sassuolo, Jay Idzes.
Terdapat pertanyaan mengenai apakah John Herdman juga mencari pemain keturunan yang dapat dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
"Kami belum tahu. Nanti dia... atau mungkin dia ini, mungkin dia melihat yang ada dulu. Mungkin," ungkap anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, di GBK Arena, Jakarta Pusat, pada Senin (9/2/2026).
"Untuk dipakai sama dia nanti setelah itu kan dia tes dulu baru dia tahu. Karena yang ada saja kan belum pernah dia coba kan? Jadi belum tahu dia," tambahnya.
Advertisement
Evaluasi Dulu
Setelah resmi dilantik sebagai pelatih Timnas Indonesia pada awal Januari 2026, John Herdman akan melakoni debutnya di FIFA Series yang dijadwalkan pada Maret 2026. Arya berpendapat bahwa pelatih asal Inggris tersebut akan terlebih dahulu mengevaluasi performa para pemain Timnas Indonesia sebelum merencanakan penambahan pemain keturunan.
"Kan lucu juga tuh nambah pemain tapi yang ada saja belum tahu kemampuannya, pembagiannya belum tahu. Tolong setelah mungkin setelah FIFA Series dia akan lihat apakah ini akan terus, atau bagaimana, atau tambah," kata Arya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa penting bagi Herdman untuk memahami potensi yang ada dalam tim saat ini sebelum mengambil keputusan untuk memperkuat skuad dengan pemain baru.
Advertisement
Tidak Dalam Waktu Dekat
Arya menyebutkan bahwa PSSI tidak akan melakukan proses naturalisasi pemain dalam waktu dekat, yang akan menjadi langkah pertama di bawah kepemimpinan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia.
"Saya belum mendapatkan informasi terbaru. Belum ada kabar mengenai hal itu, apalagi ini sudah sangat dekat. Maret 2026 sudah di depan mata, sedangkan sekarang sudah Februari 2026, jadi terlalu mendesak untuk melakukan naturalisasi," jelasnya.
"Pasti pelatih ingin memahami situasi terlebih dahulu," tambahnya.
"Nah, dari situ dia akan tahu komposisi yang terbaik yang bagaimana. Karena setiap pelatih itu pasti punya komposisi berbeda. Disesuaikan dengan skema permainan dia."
Ini menunjukkan bahwa pelatih harus menganalisis dan merumuskan strategi yang tepat sebelum mengambil keputusan terkait pemain yang akan dinaturalisasi. Dengan demikian, penting bagi tim pelatih untuk mempertimbangkan semua faktor yang ada agar dapat membentuk tim yang kompetitif.