Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama Libema Open 2026, Fokus Ganda Bersama Aldila Sutjiadi
Petenis putri Indonesia Janice Tjen harus mengakui keunggulan Greet Minnen di babak pertama Libema Open 2026. Bagaimana peluangnya di sektor ganda bersama Aldila Sutjiadi?
Petenis putri kebanggaan Indonesia, Janice Tjen, harus mengakhiri perjalanannya di sektor tunggal Libema Open 2026 lebih awal. Ia tersingkir di babak pertama setelah menghadapi petenis Belgia Greet Minnen dalam pertandingan yang berlangsung sengit.
Pertandingan ini digelar di 's-Hertogenbosch, Belanda, pada Selasa (9/6) waktu setempat, di mana Janice Tjen kalah dengan skor akhir 6-7(7), 1-6. Hasil ini menandai tantangan berat bagi unggulan ketujuh tersebut di turnamen WTA 250 ini.
Kekalahan ini terjadi setelah pertarungan intens selama satu jam 47 menit, di mana Minnen, petenis kualifikasi, menunjukkan performa yang dominan. Fokus Janice Tjen kini beralih ke sektor ganda.
Duel Sengit di Set Pertama
Set pertama pertandingan antara Janice Tjen dan Greet Minnen berlangsung sangat ketat, dengan kedua petenis saling beradu kekuatan. Janice Tjen sempat unggul tipis dalam perolehan poin servis pertama, mencatat 68 persen berbanding 67,6 persen milik Minnen.
Meskipun petenis kelahiran Jakarta ini berhasil mencatat satu ace, servis kerasnya mendapat perlawanan kuat dari Minnen. Petenis Belgia itu berhasil memasukkan 80,4 persen servis pertama, jauh di atas Janice yang hanya 54,3 persen.
Dominasi Minnen dalam servis pertama akhirnya membawa set pertama menuju tie-break yang menegangkan. Petenis peringkat 202 WTA itu kemudian berhasil memenangi tujuh dari 11 poin untuk memimpin pertandingan.
Dominasi Greet Minnen di Set Kedua
Memasuki set kedua, Greet Minnen berhasil menjaga momentum positifnya dan terus menunjukkan performa yang konsisten. Ia bahkan unggul satu ace dibandingkan Janice Tjen, memperkuat keunggulannya di lapangan.
Janice Tjen, petenis peringkat 40 dunia, berupaya keras memberikan perlawanan melalui kekuatan servisnya, dengan memasukkan 60,7 persen servis pertama. Namun, usahanya belum cukup untuk membendung laju Minnen.
Minnen terus mendominasi pertandingan, terutama dalam memenangi 90 persen poin servis pertama. Ia juga menunjukkan keunggulan signifikan dalam poin servis kedua dan poin pengembalian bola, yang membuatnya berhasil menyudahi perlawanan Janice Tjen dalam waktu satu jam 47 menit.
Perjalanan Janice Tjen di Musim Lapangan Rumput 2026
Libema Open 2026 menjadi turnamen lapangan rumput kedua bagi Janice Tjen di musim ini, di mana ia masih berjuang untuk menemukan performa terbaiknya di sektor tunggal. Perjalanan di permukaan rumput memang selalu menantang bagi banyak petenis.
Pada turnamen sebelumnya, Birmingham Open 2026, Janice Tjen juga kandas di babak kedua sektor tunggal. Namun, ia berhasil menunjukkan performa gemilang di sektor ganda dengan meraih gelar WTA 125 bersama petenis Australia, Talia Gibson.
Kini, fokus Janice Tjen beralih ke sektor ganda Libema Open 2026, di mana ia akan berpasangan dengan rekan senegaranya, Aldila Sutjiadi. Pasangan unggulan kedua ini dijadwalkan menghadapi pasangan non-unggulan Isabelle Haverlag/Maia Lumsden pada babak pertama, Rabu pukul 17.00 WIB.
Sumber: AntaraNews