Jakarta Electric PLN Raih Kemenangan Dramatis atas Medan Falcons di Proliga 2026
Tim voli putri Jakarta Electric PLN berhasil mengatasi perlawanan sengit Medan Falcons dalam laga lima set pada Proliga 2026, menunjukkan ketangguhan mereka di seri kedua putaran pertama.
Jakarta Electric PLN (JEP) Mobile sukses menaklukkan tuan rumah Medan Falcons dalam pertandingan sengit lima set pada seri kedua putaran pertama Proliga 2026. Laga penutup ini berlangsung di GOR Voli Indoor Sport Center, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu malam, 19 Januari. Tim asuhan Chamnan Dokmai ini dipaksa berjuang keras untuk meraih kemenangan dengan skor akhir 3-2 (24-26, 25-20, 25-20, 20-25, 15-12).
Kemenangan ini menandai sapu bersih dua laga di Medan bagi tim milik BUMN tersebut, setelah sebelumnya juga mengalahkan Bandung bjb Tandamata dengan skor tipis 3-2. Meskipun diperkuat pemain bintang seperti Neriman Ozsoy dan Celeste Plak, JEP Mobile menghadapi perlawanan luar biasa dari tim Falcons yang mayoritas dihuni pemain junior. Pertandingan ini menyoroti ketatnya persaingan di ajang Proliga 2026.
Asisten pelatih JEP Mobile, Judiyanto, mengakui bahwa timnya mengalami kelelahan setelah laga sebelumnya melawan Bandung bjb Tandamata. Faktor ini menyebabkan para pemain sering kehilangan fokus di lapangan. Meskipun demikian, mereka bersyukur atas hasil positif yang berhasil dibawa pulang dari Deli Serdang.
Perlawanan Sengit Falcons di Awal Laga Proliga 2026
Sejak set pertama, Jakarta Electric PLN yang turun dengan kekuatan penuh langsung mendapat tekanan dari permainan disiplin Medan Falcons. Tim tuan rumah, dengan Maya Indri dkk, tampil tanpa beban dan menunjukkan mental baja yang mengejutkan. Mereka berhasil mengimbangi permainan tim yang lebih berpengalaman.
JEP sebenarnya sempat unggul dan mencapai set point 24-22, namun Falcons menunjukkan kebangkitan luar biasa. Melalui skema serangan balik yang rapi, mereka menyamakan kedudukan 24-24. Falcons akhirnya menutup set pertama dengan skor 26-24 setelah melewati fase deuce yang menegangkan.
Memasuki set kedua, tensi pertandingan tidak menurun dengan skor ketat hingga 7-7. Perlahan, Jakarta Electric PLN mulai menemukan ritme permainannya dan unggul 16-11. Pelatih Medan Falcons, Marcos Sugiyama, sempat mengambil time out untuk memberikan instruksi kepada Pascalina Mahuze dkk.
Meskipun blok Dell Palomita sempat memperkecil ketertinggalan Falcons menjadi 13-18, JEP yang tampil lebih rapi berhasil mengunci set kedua dengan skor 25-20. Kemenangan ini menyamakan kedudukan menjadi 1-1, menunjukkan bahwa Jakarta Electric PLN mulai menguasai jalannya pertandingan.
Kebangkitan dan Ketegangan di Proliga 2026
Pertahanan rapat dari Falcons sempat membuat frustrasi bintang asing JEP, Ozsoy dan Plak, di awal set ketiga. Namun, pengalaman berbicara di kubu Jakarta Electric PLN. Setelah kedudukan imbang 10-10, JEP melesat meninggalkan perolehan poin Falcons hingga 16-10.
Meskipun Falcons berupaya keras mengejar ketertinggalan, ritme permainan JEP sulit dibendung. Set ini akhirnya ditutup dengan spike keras Neriman Ozsoy yang menghujam lapangan Falcons, mengamankan skor 25-20 untuk keunggulan JEP 2-1. Hasil ini membawa Jakarta Electric PLN semakin dekat dengan kemenangan.
Di luar dugaan, Falcons bangkit dengan semangat tinggi di set keempat. Meskipun JEP sempat membalikkan keadaan dari tertinggal 1-4 menjadi unggul 8-5, Maya Indri dan pemain asing Vi Thi Nhu Quynh tampil menggila. Mereka berhasil membalikkan skor menjadi 18-14.
Momentum ini dimanfaatkan Falcons untuk terus menekan hingga unggul jauh 22-16. Set keempat pun menjadi milik tuan rumah dengan skor 25-20, memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan yang krusial. Ini menunjukkan daya juang tinggi dari tim Medan Falcons.
Kematangan JEP di Set Penentu dan Evaluasi Proliga 2026
Set kelima berlangsung sangat emosional, dengan kedua tim saling balas serangan. Ketegangan memuncak saat skor kembar 10-10 dan 11-11, menunjukkan betapa ketatnya pertandingan ini. Pada interval set kelima, Falcons sempat unggul tipis 8-7, menambah dramatisnya laga.
Dalam situasi kritis, Jakarta Electric PLN menunjukkan kematangan dan pengalaman mereka. Unggul 13-12 di poin krusial, JEP berhasil meraih dua poin beruntun. Mereka menyudahi perlawanan sengit Medan Falcons dengan skor 15-12, mengamankan kemenangan penting di Proliga 2026.
Meskipun kalah, Medan Falcons memberikan sinyal bahaya bagi tim-tim besar lainnya di Proliga 2026. Perlawanan sengit yang mereka berikan membuktikan bahwa kualitas tim putri semakin kompetitif. Pelatih Falcons, Marcos Sugiyama, menyatakan kebanggaannya terhadap permainan anak asuhnya.
Di sisi lain, Jakarta Electric PLN memiliki pekerjaan rumah besar terkait konsistensi permainan sebelum memasuki putaran kedua Proliga 2026. Asisten pelatih Judiyanto menegaskan akan memanfaatkan jeda satu minggu untuk istirahat dan evaluasi menyeluruh. Mereka yakin bisa tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya.
Sumber: AntaraNews