Jakarta Electric PLN Kokoh di Papan Atas Proliga 2026 Usai Kalahkan Popsivo

Jakarta Electric PLN Mobile sukses mengakhiri putaran pertama Proliga 2026 dengan kemenangan telak atas Jakarta Popsivo Polwan, mengukuhkan posisi mereka di papan atas klasemen sementara.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jakarta Electric PLN Kokoh di Papan Atas Proliga 2026 Usai Kalahkan Popsivo
Jakarta Electric PLN Mobile sukses mengakhiri putaran pertama Proliga 2026 dengan kemenangan telak atas Jakarta Popsivo Polwan, mengukuhkan posisi mereka di papan atas klasemen sementara. (AntaraNews)

Tim putri Jakarta Electric PLN Mobile berhasil menutup putaran pertama Proliga 2026 dengan performa gemilang. Mereka sukses menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan dalam tiga set langsung. Kemenangan ini diraih pada pertandingan yang berlangsung di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Jumat petang.

Skor akhir pertandingan menunjukkan dominasi Electric PLN dengan 25-23, 25-19, dan 25-12. Hasil positif ini membawa Electric PLN naik ke posisi kedua klasemen sementara Proliga. Mereka kini mengantongi 11 poin dari enam laga yang telah dijalani.

Kemenangan ini menjadi yang keempat bagi Jakarta Electric PLN Mobile sepanjang putaran pertama. Mereka berhasil menggeser Jakarta Pertamina Enduro dan Bandung bjb Tandamata yang sama-sama mengoleksi 9 poin di klasemen.

Dominasi Jakarta Electric PLN dan Pergeseran Klasemen Proliga

Jakarta Electric PLN Mobile menunjukkan performa yang konsisten sepanjang pertandingan melawan Jakarta Popsivo Polwan. Kemenangan tiga set langsung ini menjadi bukti soliditas tim. Mereka berhasil mengamankan poin penuh dalam laga krusial ini.

Dengan tambahan tiga poin, Jakarta Electric PLN kini menempati peringkat kedua klasemen sementara Proliga 2026. Posisi ini menempatkan mereka di atas pesaing kuat seperti Jakarta Pertamina Enduro dan Bandung bjb Tandamata. Kedua tim tersebut saat ini berada di bawah Electric PLN dengan selisih dua poin.

Meskipun demikian, posisi Electric PLN masih berpotensi berubah. Jakarta Pertamina Enduro dijadwalkan akan menghadapi Medan Falcons pada Jumat malam. Hasil pertandingan tersebut dapat memengaruhi klasemen akhir putaran pertama.

Di sisi lain, Jakarta Popsivo Polwan masih tertahan di peringkat keenam klasemen. Mereka baru mengumpulkan 6 poin dari dua kemenangan dan empat kekalahan.

Strategi Jitu dan Konsistensi Skuad Jakarta Electric PLN

Asisten Pelatih Jakarta Electric PLN Mobile, Alim Suseno, mengungkapkan kepuasannya terhadap hasil putaran pertama. "Secara keseluruhan kami cukup puas dengan hasil putaran pertama, terutama kemenangan sore ini," ujarnya. Ia menyoroti minimnya kesalahan receive sebagai kunci keberhasilan strategi tim.

Tim pelatih Jakarta Electric PLN tidak berencana melakukan perombakan komposisi pemain. Baik pemain asing maupun lokal akan dipertahankan untuk menghadapi putaran kedua Proliga musim ini. "Dari komposisi pemain tetap dipertahankan yang ada sekarang," tambah Alim.

Dalam pertandingan melawan Popsivo, Pelatih Electric PLN Chamnan Dokmai tidak dapat menurunkan Celeste Elle Plak karena kondisi fisiknya tidak fit. Meskipun tanpa Plak, Poppy Aulia, Ersandrina "Caca" Devega, dan kapten Agustin Wulandari tampil solid. Mereka menunjukkan kekuatan dalam menyerang dan bertahan.

Poppy Aulia menjadi top skor dengan 18 angka, diikuti Neriman Ozsoy dengan 16 angka, dan Caca Devega dengan 13 angka. Kontribusi signifikan dari para pemain kunci ini menjadi faktor penentu kemenangan Electric PLN.

Perjuangan Jakarta Popsivo Polwan di Tengah Perombakan Tim

Jakarta Popsivo Polwan memberikan perlawanan ketat pada set pertama. Namun, mereka kesulitan membendung serangan Electric PLN di dua set berikutnya. Amalia Fajrina dan rekan-rekan lebih banyak berada di bawah tekanan.

Kapten Tim Jakarta Popsivo, Amalia Fajrina, mengakui timnya "under perform". Ia juga menyoroti penampilan dua pemain asing yang kurang maksimal. "Kami under perform, termasuk dua pemain asing kami, dan set kedua serta ketiga sulit keluar dari tekanan," kata Amalia.

Amalia juga mengakui bahwa kekuatan Popsivo musim ini tidak sebaik musim lalu. Hal ini disebabkan oleh perubahan signifikan pada komposisi pemain dan pelatih. "Masih ada pemain senior yang harus turun, termasuk saya, sementara pemain-pemain muda masih minim pengalaman," jelasnya.

Mengenai kemungkinan perombakan tim, Amalia menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen. "Kalau soal perombakan tim, silakan tanyakan langsung ke manajemen saja," ujarnya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi