Indonesia Perkuat Pariwisata Berkelanjutan dengan Mitra Global di Cebu
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memimpin upaya penguatan pariwisata berkelanjutan Indonesia melalui kolaborasi strategis dengan mitra global di Cebu, Filipina, pada Jumat (30/1).
Cebu, Filipina – Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengadakan pertemuan penting dengan para pemangku kepentingan global di Cebu, Filipina, pada Jumat (30/1), dalam rangka ASEAN Tourism Forum 2026.
Pertemuan ini bertujuan untuk memajukan pembangunan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing. Inisiatif ini selaras dengan visi nasional Indonesia untuk sektor pariwisata yang berorientasi jangka panjang dan bertanggung jawab.
Melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, Indonesia berupaya meningkatkan eksposur destinasi, jumlah pemesanan, serta kunjungan berulang dari wisatawan internasional. Langkah ini diharapkan dapat mencapai target kedatangan wisatawan mancanegara pada tahun 2026.
Kolaborasi Strategis untuk Digitalisasi dan Keberlanjutan Pariwisata Berkelanjutan Indonesia
Dalam upaya memajukan pariwisata berkelanjutan Indonesia, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bertemu dengan Chief Commercial Officer Agoda, Damien Pfirsch. Pertemuan ini fokus pada penguatan kerja sama strategis, termasuk transformasi digital dan pertumbuhan berkelanjutan.
Agoda dan Kementerian Pariwisata telah meluncurkan kampanye pemasaran bersama yang mengintegrasikan destinasi Indonesia ke dalam ekosistem global. Program seperti "Eco Deals" juga sejalan dengan kebijakan nasional Indonesia mengenai pariwisata berkelanjutan.
Widiyanti menegaskan bahwa inisiatif ini sepenuhnya selaras dengan pergeseran Indonesia menuju pariwisata berkelanjutan yang berorientasi pada kualitas. Fokusnya adalah pembangunan jangka panjang yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Pariwisata
Pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu pilar utama dalam strategi pariwisata berkelanjutan Indonesia. Melalui inisiatif seperti Agoda Academy dan program pelatihan di Politeknik Pariwisata Indonesia, kualitas layanan diharapkan meningkat signifikan.
Program-program ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan pariwisata jangka panjang dengan memastikan ketersediaan tenaga kerja yang kompeten dan profesional. Peningkatan SDM pariwisata merupakan investasi penting bagi masa depan sektor ini.
Menteri Widiyanti menekankan pentingnya mempersiapkan SDM yang adaptif terhadap perubahan dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan. Hal ini krusial untuk menjaga daya saing destinasi Indonesia di kancah global.
Membangun Jaringan Global dan Target Kedatangan Wisman
Selain Agoda, Menteri Pariwisata juga menjalin komunikasi dengan United States-ASEAN Business Council. Diskusi berpusat pada perencanaan strategis, kolaborasi sektor swasta, dan dialog berkelanjutan untuk mencapai pembangunan pariwisata berkelanjutan.
Widiyanti juga membahas potensi besar pariwisata kapal pesiar dan pentingnya kemitraan dengan pemimpin industri seperti Visa, Marriott, Expedia, Airbnb, dan Royal Caribbean Group. Kemitraan ini vital untuk mencapai target 16-17,6 juta kedatangan internasional pada tahun 2026.
Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, infrastruktur, dan efisiensi melalui pemanfaatan data serta teknologi digital. Langkah-langkah ini merupakan bagian integral dari agenda transformasi pariwisata nasional Indonesia.
Sumber: AntaraNews