Gubernur DKI: CFD Rasuna Said Bukti Jakarta Berbenah, Efektif Mulai 1 Juni 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pembukaan area Car Free Day (CFD) Rasuna Said adalah upaya menunjukkan wajah baru Jakarta yang sedang berbenah, dengan implementasi efektif mulai 1 Juni 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Rasuna Said merupakan langkah pemerintah memperlihatkan pembenahan kota. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan ikon baru bagi ibu kota yang terus berkembang dan lebih ramah publik.
Pramono Anung menjelaskan bahwa pemilihan Jalan Rasuna Said sebagai lokasi CFD baru bukan tanpa alasan. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi tiang monorel mangkrak kini telah berubah wajah secara signifikan, menunjukkan progres pembangunan.
Pembukaan area CFD ini telah menarik ribuan warga yang antusias melakukan berbagai aktivitas pada hari pertama pelaksanaannya. Meskipun masih dalam proses pembangunan, masyarakat menunjukkan minat tinggi untuk menikmati ruang publik baru ini, menandakan kebutuhan akan area rekreasi.
Transformasi Wajah Rasuna Said Menjadi Ruang Publik Baru
Pramono Anung menekankan bahwa Jalan Rasuna Said telah mengalami perubahan drastis dalam beberapa waktu terakhir. Dahulu, area ini dikenal dengan ratusan tiang monorel yang tidak terpakai, kini semua tiang tersebut telah dirobohkan, membersihkan pemandangan kota.
Transformasi ini menjadi simbol bahwa Jakarta terus bergerak maju dan memperbaiki diri, khususnya dalam penyediaan infrastruktur publik. Pemerintah ingin publik melihat langsung hasil dari upaya pembenahan infrastruktur kota yang berkelanjutan.
Meskipun pembangunan fisik masih berlangsung di sepanjang Jalan Rasuna Said, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Hal ini mendorong Pemerintah DKI Jakarta untuk membuka area tersebut sebagai lokasi CFD dan berbagai kegiatan lainnya, memenuhi aspirasi warga.
Antusiasme Warga dan Efektivitas CFD Rasuna Said
Ribuan warga Jakarta memadati Jalan Rasuna Said pada hari pertama pembukaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Mereka terlihat antusias melakukan beragam aktivitas seperti berjalan kaki, bersepeda, dan lari-lari kecil, menikmati udara segar pagi hari.
Seorang warga bernama Laila, misalnya, mengungkapkan alasannya memilih CFD Rasuna Said bersama teman dan keluarga. Ia ingin merasakan suasana baru selain di kawasan Bundaran HI yang sudah familiar, mencari pengalaman berbeda.
Pramono Anung menyatakan terkejut dengan respons positif dan permintaan publik yang luar biasa terhadap CFD baru ini. Hal ini menjadi salah satu pendorong utama diresmikannya CFD di lokasi ini, menunjukkan pentingnya partisipasi masyarakat.
CFD Rasuna Said akan diberlakukan secara efektif mulai tanggal 1 Juni 2026. Keputusan ini menunggu selesainya semua pekerjaan konstruksi di sepanjang jalan tersebut, memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung.
Harapan dan Masa Depan Ruang Publik Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap CFD Rasuna Said dapat menjadi destinasi baru yang populer bagi warga untuk berolahraga dan bersosialisasi. Kehadiran ruang publik yang nyaman, aman, dan mudah diakses sangat penting bagi peningkatan kualitas hidup perkotaan.
Inisiatif ini juga sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang ramah pejalan kaki dan pesepeda. Pembangunan infrastruktur yang mendukung mobilitas berkelanjutan dan gaya hidup sehat terus digalakkan di berbagai wilayah.
Dengan efektifnya CFD pada 1 Juni 2026, diharapkan Jalan Rasuna Said akan semakin ramai dan menjadi pusat aktivitas warga. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas publik yang memadai dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ke depan, program serupa mungkin akan dikembangkan di area lain untuk pemerataan akses ruang hijau dan rekreasi.
Sumber: AntaraNews