FOTO: Hari Pers Nasional 2026 Tegaskan Peran Strategis Jurnalisme di Era Digital
Puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang menjadi ajang penegasan peran pers dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus digital.
(dari kiri) Gubernur Banten Andra Soni, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dan Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, Senin (9/2/2026). (Istimewa)
ADVERTISEMENT
Puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 digelar di Kota Serang, Banten, Senin (09/02/2026), dengan dihadiri sejumlah pejabat negara dan tokoh pers nasional. Acara ini menjadi momentum refleksi peran pers di tengah percepatan transformasi digital yang memengaruhi pola konsumsi informasi masyarakat.
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Gubernur Banten Andra Soni, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, serta Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat. Peringatan tahun ini mengusung tema Pers Sehat Ekonomi Berdaulat Bangsa Kuat.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar yang hadir mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga peran jurnalisme agar tetap relevan di tengah dominasi algoritma digital. Perkembangan teknologi dinilai harus memperkuat kerja jurnalistik, bukan menggantikannya.Ia juga menyoroti posisi Indonesia sebagai pasar digital terbesar di Asia Tenggara dengan tingkat penetrasi internet yang tinggi dan durasi penggunaan media sosial yang signifikan.
Kondisi tersebut menjadikan kualitas informasi dan sentimen media memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas sosial, ekonomi, serta kohesi kebangsaan. Dalam kesempatan itu, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pers nasional. Upaya ini mencakup perhatian terhadap tantangan disrupsi digital, termasuk model bisnis media dan keadilan ekonomi bagi insan pers, agar pers tetap mampu menjalankan fungsi informatif, edukatif, dan pengawasan secara berkelanjutan.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (tengah) bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dan Gubernur Banten Andra Soni berbincang saat puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, Senin (9/2/2026). Peringatan Hari Pers Nasional pada tahun ini mengangkat tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat IstimewaMenteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama wartawan senior Panda Nababan dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, Senin (9/2/2026). Peringatan Hari Pers Nasional pada tahun ini mengangkat tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat. IstimewaSejumlah wartawan menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, Senin (9/2/2026). Peringatan Hari Pers Nasional pada tahun ini mengangkat tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat IstimewaKetua Dewan Pers Komaruddin Hidayat saat puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, Senin (9/2/2026). Peringatan Hari Pers Nasional pada tahun ini mengangkat tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat IstimewaMenteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (tengah) bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dan Gubernur Banten Andra Soni berbincang saat puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, Senin (9/2/2026). Istimewa(dari kiri) Gubernur Banten Andra Soni, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dan Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, Senin (9/2/2026). Istimewa
Puncak Perayaan Hari Wartawan Nasional (Hawana) Malaysia 2026 di Penang memperkukuh kolaborasi jurnalis ASEAN, menggarisbawahi peran penting media konvensional dalam menangkal berita palsu dan menjaga integritas informasi.
Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 menjadi pengingat penting akan Profesionalisme Pers dan tanggung jawab sosial media di tengah derasnya arus disrupsi informasi digital.
Ia mengajak insan pers untuk melawan hoaks dan disinformasi. Prasetyo menilai pembirataan yang tak bertanggung jawab dapat merusak kehidupan bangsa Indonesia.
Rangkaian kegiatan nasional tersebut menghadirkan insan pers dari berbagai daerah di Indonesia, kepala daerah, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan.
PWI Pusat menyerukan negara untuk berperan sentral menjaga ekosistem media nasional di tengah disrupsi teknologi, jelang Pencanangan HPN 2026 yang akan digelar di Banten.
PWI Kudus peringati HPN dengan aksi nyata, menanam ratusan pohon di Pegunungan Muria sebagai bentuk kepedulian lingkungan dan upaya pencegahan bencana. Simak detailnya!
Ketua PWI Banyumas mengajak para Jurnalis Adaptif Digital melalui pemanfaatan teknologi dan konvergensi media, memastikan peran pers sebagai pilar demokrasi tetap relevan di era digital.
Bank Sumut menyoroti peran krusial pers sehat dalam menjaga transparansi informasi serta memajukan literasi publik. Simak bagaimana kolaborasi ini mendorong transformasi ekonomi digital di Sumatera Utara.
Keberadaan mesin pencari, media sosial dan AI membuat informasi mudah didapat. Alhasil, banyak konten sintetis yang membanjiri banyak platform media sosial.
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengapresiasi aksi tanam 1.000 pohon dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 sebagai bukti nyata kontribusi insan pers dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
Lima karya jurnalistik terbaik resmi ditetapkan sebagai peraih Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2025. Penasaran siapa saja pemenangnya dan kategori apa yang mereka menangkan?
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat kembali menggelar Anugerah Jurnalistik PWI 2025 dengan total hadiah Rp300 juta, mengapresiasi jurnalisme bencana dan peran humanis Polri di Indonesia.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pers adalah mitra strategis Polri dalam menjaga kamtibmas. Komitmen penguatan sinergi ini penting, apalagi Polri dan PWI berusia sama 79 tahun.