Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat secara resmi mengumumkan penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik PWI (AJP) 2025. Ajang bergengsi ini menyiapkan total hadiah sebesar Rp300 juta sebagai bentuk apresiasi terhadap karya-karya jurnalistik terbaik dari seluruh Indonesia. Fokus utama penghargaan adalah liputan yang mengangkat kinerja serta peran anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), khususnya dalam penanganan bencana dan isu kemanusiaan.
Penghargaan ini diharapkan dapat memicu liputan yang lebih masif, berimbang, dan berperspektif kemanusiaan, terutama yang berkaitan dengan bencana dan kebutuhan warga terdampak di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. PWI Pusat telah menyampaikan undangan partisipasi kepada para wartawan di tiga provinsi tersebut.
Ketua Panitia AJP 2025, Eddy Iriawan, menjelaskan bahwa ajakan ini dilakukan dengan pendekatan empati, mengingat wilayah-wilayah tersebut masih dalam proses pemulihan pascabencana. Inisiatif AJP 2025 bertujuan untuk membuka ruang bagi karya jurnalistik yang merekam kerja-kerja kemanusiaan di lapangan, termasuk peran aktif anggota Polri.
Advertisement
Advertisement
AJP 2025: Apresiasi Jurnalisme Bencana dan Kemanusiaan
Anugerah Jurnalistik PWI 2025 tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga platform untuk menyoroti realitas di daerah terdampak bencana. Panitia menegaskan bahwa lomba ini tidak bertujuan menjadikan bencana sebagai objek, melainkan untuk mengabadikan upaya kemanusiaan yang sering kali luput dari perhatian publik. Wartawan di daerah bencana memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat, sehingga karya mereka diharapkan memiliki kedalaman makna dan nilai kemanusiaan yang kuat.
Eddy Iriawan menambahkan, "AJP diharapkan mendorong publikasi yang lebih luas tentang kondisi riil warga terdampak bencana di Sumatera. Banyak kebutuhan mendesak di lapangan yang perlu terus disuarakan agar tidak luput dari perhatian publik dan pengambil kebijakan." Hal ini menunjukkan komitmen PWI untuk memastikan bahwa suara masyarakat terdampak bencana dapat terus didengar dan direspons oleh pembuat kebijakan. Undangan partisipasi bersifat murni sukarela, tanpa ada kewajiban bagi wartawan di daerah terdampak untuk mengikuti lomba tersebut.
Advertisement
Enam Kategori Lomba dan Total Hadiah Fantastis
AJP 2025 melombakan enam kategori utama, memberikan kesempatan luas bagi para jurnalis untuk menunjukkan karya terbaik mereka. Kategori-kategori tersebut meliputi karya tulis media cetak, karya tulis media siber, karya video media televisi, karya foto jurnalistik, karya infografis, dan karya media sosial yang merupakan ofisial perusahaan pers.
Untuk setiap kategori, panitia menyediakan hadiah menarik bagi para pemenang. Juara pertama akan menerima Rp20 juta, posisi kedua Rp15 juta, dan peringkat ketiga Rp10 juta. Selain itu, dua nomine terbaik di setiap kategori juga akan mendapatkan masing-masing Rp2,5 juta. Dengan enam kategori yang diperlombakan, total hadiah yang disediakan mencapai Rp300 juta, menunjukkan besarnya apresiasi PWI terhadap kualitas jurnalisme di Indonesia.
Advertisement
Mendorong Liputan Kritis dan Humanis tentang Polri
Kolaborasi antara PWI dan Polri dalam AJP 2025 memiliki tujuan ganda. Selain menampilkan wajah pengabdian Polri yang humanis, anugerah ini juga membuka ruang bagi jurnalis untuk mengkritisi praktik yang memerlukan perbaikan. Tujuannya adalah untuk mewujudkan institusi kepolisian yang lebih transparan, berintegritas, dan presisi di mata publik.
Eddy Iriawan menekankan pentingnya liputan yang berimbang, "Dalam kerja kepolisian ada pengorbanan yang sering tak tampak di layar berita. Namun, di sisi lain, ada pula penyimpangan yang harus dikoreksi dengan jujur dan tegas." Pernyataan ini menggarisbawahi harapan PWI agar jurnalis dapat menyajikan gambaran utuh tentang kinerja Polri, baik sisi positif maupun area yang perlu ditingkatkan.
Advertisement
Jadwal Penting dan Puncak Penganugerahan
Proses pengumpulan karya untuk Anugerah Jurnalistik PWI 2025 telah dibuka dan akan berlangsung hingga 10 Januari 2026. Setelah itu, sidang dewan juri akan dilaksanakan pada 11 hingga 28 Januari 2026 untuk menilai seluruh karya yang masuk.
Panitia AJP 2025 Award terdiri dari unsur pengurus PWI Pusat, termasuk Eddy Hasibuan selaku Dewan Pakar, Eddy Iriawan dan Aiman Witjaksono sebagai Wakil Ketua Departemen Hukum dan HAM, serta Musrifah sebagai Wakil Ketua Departemen Hankam Bidang Polri. Puncak penganugerahan akan menjadi bagian dari perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dijadwalkan pada 9 Februari 2026, dengan pusat acara di Serang, Banten.
Sumber: AntaraNews
Advertisement