Erick Thohir Resmi Jadi Menpora, Prabowo Perkuat Standar Kepemimpinan
Indonesia saat ini sedang bergerak menuju puncak bonus demografi, dengan mayoritas penduduk berada pada usia muda.
Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Keputusan ini dinilai tepat di tengah upaya pemerintah memperkuat standar kepemimpinan di kementerian serta menghadirkan figur yang visioner, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Komandan TKN Fanta, Arief Rosyid Hasan mengatakan, Indonesia saat ini sedang bergerak menuju puncak bonus demografi, dengan mayoritas penduduk berada pada usia muda.
"Kondisi ini membuka peluang besar sekaligus tantangan, karena generasi muda membutuhkan ruang luas untuk berkarya, berinovasi, dan mengasah kapasitas mereka di berbagai bidang," kata Arief di Jakarta, Rabu (17/9).
Dengan pengalaman panjang Erick Thohir di dunia manajemen, olahraga, dan kepemimpinan nasional, publik menaruh harapan besar agar pemuda Indonesia semakin berdaya dan olahraga nasional mampu naik kelas ke panggung dunia.
"Penunjukan ini juga mencerminkan komitmen Presiden Prabowo untuk menghadirkan standar baru dalam tata kelola kementerian, di mana figur yang dipilih tidak hanya berpengalaman tetapi juga memiliki visi membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045."
Reshuffle Kabinet
Presiden Prabowo Subianto kembali melaksanakan reshuffle atau perombakan dalam Kabinet Merah Putih. Dalam perombakan ini, Prabowo melantik Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), menggantikan Dito Ariotedjo yang baru saja direshuffle pada pekan lalu.
Pelantikan berlangsung di Istana Negara Jakarta pada Rabu, 17 September 2025. Acara ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 96 P Nomor Tahun 2025 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Negara dalam Kabinet Merah Putih untuk periode 2024-2029.
Setelah pelantikan, Prabowo memimpin pembacaan sumpah jabatan Menpora. Dalam kesempatan tersebut, Erick berkomitmen untuk melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan menjaga etika jabatan.
Erick mengucapkan, "Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara." Ia juga menambahkan, "Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab."
Setelah menyelesaikan pembacaan sumpah, Erick menandatangani berita acara pelantikan. Prabowo dan para menteri dalam Kabinet Merah Putih memberikan ucapan selamat kepada Erick atas jabatan barunya.
Sebagai informasi tambahan, Erick Thohir sebelumnya menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan juga merupakan Ketua Umum PSSI. Dengan penunjukan Erick sebagai Menpora, posisi Menteri BUMN menjadi kosong.