Emil Audero, Kiper Berdarah Indonesia, Tampil Brilian Saat Cremonese Gulingkan AC Milan 2-1 di San Siro
Kiper berdarah Indonesia, Emil Audero, menjadi bintang kemenangan mengejutkan Cremonese atas AC Milan 2-1 di pekan pertama Liga Italia. Bagaimana performa gemilangnya?
Cremonese berhasil menciptakan kejutan besar di pekan pertama Liga Italia musim ini dengan mengalahkan raksasa AC Milan. Pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion San Siro pada Minggu dini hari WIB ini berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim promosi tersebut.
Kiper berdarah Indonesia, Emil Audero, menjadi sorotan utama dalam laga ini berkat performa briliannya di bawah mistar gawang. Ia dipercaya menjadi starter dan berhasil mengamankan gawang tim promosi tersebut dari gempuran serangan AC Milan.
Dua gol dari Federico Baschirotto dan Federico Bonazzoli memastikan tiga poin penting bagi Cremonese. Sementara itu, AC Milan hanya mampu membalas satu gol melalui sundulan Strahinja Pavlovic, membuat mereka harus menelan kekalahan di kandang sendiri.
Awal Laga dan Gol Pembuka Cremonese
Sejak peluit kick-off dibunyikan, AC Milan langsung menunjukkan dominasi dan melancarkan serangan bertubi-tubi ke pertahanan Cremonese. Pada menit keempat, Santiago Gimenez nyaris membuka keunggulan, namun sepakannya membentur pemain lawan dan hanya mengenai tiang gawang.
Peluang kedua bagi Milan datang pada menit ke-17 melalui tendangan Pervis Estupinan dari luar kotak penalti, namun bola masih melenceng dari sasaran. Satu menit berselang, gol Gimenez sempat dianulir karena posisinya yang sudah offside, setelah ia berhasil menyelesaikan umpan panjang dengan sepakan keras.
Cremonese, yang awalnya tertekan, mulai menemukan ritme permainan mereka pada menit ke-23. Federico Bonazzoli berhasil memanfaatkan celah di pertahanan Milan, namun tendangannya masih mampu ditepis oleh kiper Mike Maignan. Momen penting bagi Cremonese akhirnya tiba pada menit ke-28.
Federico Baschirotto berhasil mencetak gol pembuka lewat sundulan keras. Gol ini tercipta setelah ia menerima umpan akurat dari Giuseppe Pezzella, yang tidak mampu dihentikan oleh Maignan, membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Respon Milan dan Penyelamatan Gemilang Audero
Menjelang akhir babak pertama, AC Milan berhasil menyamakan kedudukan memanfaatkan kesalahan lini belakang Cremonese. Alexis Saelemaekers berhasil merebut bola dan mengoper kepada Estupinan, yang kemudian memberikan umpan silang akurat.
Umpan silang tersebut berhasil disundul oleh Strahinja Pavlovic, menaklukkan kiper Emil Audero dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol ini memberikan harapan bagi Milan untuk bangkit di babak kedua, namun performa Audero menjadi tembok tebal bagi mereka.
Pada babak kedua, Milan meningkatkan tekanan dan melancarkan serangan bertubi-tubi ke gawang Cremonese. Pada menit ke-53, Luka Modric dan Christian Pulisic mengancam gawang Audero dengan sepakan jarak jauh dan tendangan keras.
Namun, Emil Audero tampil gemilang dengan melakukan dua penyelamatan krusial yang mencegah Milan berbalik unggul. Malick Fofana juga mendapat peluang emas, namun lagi-lagi usahanya berhasil digagalkan oleh penampilan cemerlang Emil Audero.
Gol Salto Penentu Kemenangan dan Posisi Klasemen
Di tengah gempuran Milan, Cremonese berhasil memulihkan keunggulan satu gol pada menit ke-61 melalui gol indah dari Federico Bonazzoli. Menerima umpan silang dari Baschirotto, Bonazzoli mencetak gol dengan tendangan salto yang spektakuler, memperdaya Mike Maignan.
Gol ini menjadi penentu kemenangan bagi Cremonese dan menunjukkan kualitas serangan balik mereka. AC Milan terus berusaha menyamakan kedudukan, termasuk Christian Pulisic yang nyaris mencetak gol pada menit ke-64 dengan tendangan melengkung, namun bola masih meleset dari sasaran.
Pada masa injury time, upaya terakhir Gimenez dari sudut sempit berhasil digagalkan oleh Federico Baschirotto, memastikan kemenangan krusial bagi Cremonese. Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Cremonese siap bersaing di Serie A musim ini.
Hasil ini membawa Cremonese secara mengejutkan ke posisi kedua klasemen sementara Liga Italia. Sementara itu, AC Milan harus terdampar di peringkat ke-18 dengan nol poin, menandai awal musim yang kurang memuaskan bagi mereka.
Berikut adalah susunan pemain yang diturunkan dalam pertandingan ini:
Sumber: AntaraNews