Dirusak Bobotoh, Ternyata Jenis Rumput di GBLA Berstandar FIFA
Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) merupakan stadion terbesar di Jawa Barat. Pembangunannya menelan biaya yang fantastis.
Kepolisian menangkap dua orang pelaku perusakan fasilitas Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kedua pelaku berinisial MDB dan MRW ditangkap setelah kepolisian menerima aduan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terkait perusakan fasilitas stadion GBLA oleh suporter usai laga Persib melawan Persis Solo.
Kedua pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan. Kepolisian juga juga masih mencari terduga pelaku lainnya. Atas perbuatannya, MDB dan MRW disangkakan Pasal 406 dan 170 tentang Perusakan Fasilitas Umum.
“MDB ini yang melakukan pemotongan (jaring) tali gawang. Sedangkan, MRW itu yang melakukan pengambilan rumput ataupun tanah di lapangan bola tersebut,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono saat konferensi pers di Polrestabes Bandung, Selasa (27/5).
Ulah para pelaku memang tidak bisa ditolerir. Mengingat biaya pembangunan dan perawatan Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) stadion terbesar di Jawa Barat itu menelan biaya yang fantastis. Namun, tahukah Anda jenis rumput apa yang digunakan di stadion ini?
Jenis Rumput Digunakan di GBLA
Rumput di Stadion GBLA bukan rumput biasa. Pemilihan jenis rumput dilakukan secara cermat. Hal ini dilakukan agar sesuai dengan standar internasional.
Jenis rumput GBLA yang digunakan adalah Zoysia Matrella (Linn) Merr. Rumput ini lebih dikenal dengan nama Manila Grass. Zoysia Matrella termasuk dalam kategori rumput kelas satu. Standarnya sesuai dengan yang ditetapkan oleh FIFA.
Penggunaan rumput Zoysia Matrella memberikan sejumlah keuntungan. Rumput ini memiliki tekstur yang halus dan kuat. Selain itu, rumput ini juga tahan terhadap berbagai kondisi cuaca. Hal ini sangat penting untuk menjaga kualitas lapangan sepak bola.
Dengan kualitasnya yang tinggi, Zoysia Matrella menjadi pilihan ideal. Terutama untuk lapangan sepak bola profesional. Rumput ini mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemain. Sehingga, pertandingan dapat berjalan dengan optimal.
Waktu Pertumbuhan Rumput Zoysia Matrella
Sayangnya, tidak ada informasi detail mengenai waktu pertumbuhan jenis rumput GBLA ini. Informasi yang tersedia hanya menyebutkan proyek perbaikan rumput. Proyek ini memakan waktu sekitar 60 hari.
Waktu pertumbuhan rumput sebenarnya dipengaruhi oleh banyak faktor. Beberapa faktor tersebut antara lain kondisi cuaca, perawatan, dan kualitas bibit. Faktor-faktor ini saling berinteraksi. Sehingga, memengaruhi kecepatan pertumbuhan rumput.
Idealnya, perawatan yang baik akan mempercepat pertumbuhan rumput. Pemupukan yang tepat dan penyiraman yang teratur sangat penting. Selain itu, pengendalian hama dan penyakit juga perlu diperhatikan. Tujuannya agar rumput dapat tumbuh dengan sehat dan kuat.
Biaya Perawatan Rumput Stadion GBLA
Biaya perawatan Stadion GBLA cukup bervariasi. Angkanya berkisar antara Rp 2,4 miliar hingga Rp 5 miliar per tahun. Biaya ini mencakup berbagai aspek. Tidak hanya perawatan rumput saja.
Rincian biaya perawatan rumput sendiri mencapai sekitar Rp 400 juta. Angka ini untuk rumput di dalam stadion. Sementara itu, perawatan rumput di luar stadion membutuhkan biaya sekitar Rp 200 juta. Biaya ini meliputi pemotongan, pemupukan, dan penyiraman.
Selain rumput, biaya listrik juga menjadi komponen penting. Stadion GBLA membutuhkan biaya listrik sekitar Rp 90 juta per bulan. Jika ditotal, biaya listrik mencapai lebih dari Rp 1 miliar per tahun. Biaya ini digunakan untuk penerangan dan operasional lainnya.
Berikut rincian biaya perawatan Stadion GBLA:
- Perawatan Rumput: Rp 400 juta (dalam stadion) + Rp 200 juta (luar stadion)
- Listrik: Rp 90 juta per bulan (lebih dari Rp 1 miliar per tahun)
- Mekanik dan Elektrik: Rp 500 juta per tahun
- Keamanan dan Kebersihan: Rp 900 juta per tahun
Biaya-biaya ini dapat berubah sewaktu-waktu. Tergantung pada kebutuhan perawatan dan faktor lainnya. Kerusakan rumput yang signifikan juga dapat meningkatkan biaya perawatan. Oleh karena itu, perawatan rutin sangat penting untuk menjaga kondisi stadion.