Bupati Banyumas Dorong Peran Karang Taruna Atasi Persoalan Sosial, Tekankan Adaptasi Teknologi
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono meminta Karang Taruna aktif menjawab persoalan sosial masyarakat. Simak bagaimana Peran Karang Taruna Banyumas didorong untuk adaptif dan inovatif di tengah tantangan zaman.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono secara resmi meminta pengurus Karang Taruna Kabupaten Banyumas untuk lebih aktif. Permintaan ini disampaikan dalam acara pengukuhan pengurus baru periode 2026-2031.
Pengukuhan tersebut berlangsung di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Banyumas, pada Minggu, 19 April 2026. Sadewo menekankan pentingnya peran organisasi kepemudaan ini dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Di tengah tantangan dinamika perkembangan zaman, Karang Taruna diharapkan menjadi garda terdepan. Mereka diminta untuk mengatasi isu seperti pengangguran, kemiskinan, penyalahgunaan teknologi, hingga menurunnya kepedulian sosial.
Peran Strategis Karang Taruna dalam Dinamika Sosial
Karang Taruna memiliki peran vital sebagai organisasi sosial kepemudaan. Ini bukan hanya wadah berkreasi dan berinovasi, tetapi juga mitra pemerintah dalam menangani berbagai persoalan sosial secara nyata dan berkelanjutan.
Organisasi ini perlu hadir sebagai garda terdepan dalam membangun karakter. Tujuannya adalah membentuk generasi muda yang tangguh dan berdaya saing tinggi. Karang Taruna juga harus mendorong tumbuhnya kewirausahaan pemuda.
Selain itu, penguatan nilai kepedulian sosial dan semangat gotong royong menjadi fokus utama. Bupati menegaskan bahwa momentum pelantikan ini tidak boleh dimaknai sekadar seremonial. Ini adalah titik awal untuk bekerja nyata di tengah masyarakat.
Karang Taruna harus mampu hadir sebagai organisasi yang aktif, responsif, dan inovatif. Mereka perlu menjawab berbagai kebutuhan dan permasalahan sosial di lingkungan masyarakat.
Adaptasi Teknologi dan Sinergi Pemerintah Daerah
Bupati Sadewo juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Pemanfaatan teknologi dapat membantu memperluas jejaring organisasi. Hal ini juga berpotensi meningkatkan kapasitas Karang Taruna.
Teknologi digital juga dapat membantu mempromosikan potensi daerah. Pemerintah Kabupaten Banyumas akan terus menjadikan Karang Taruna sebagai mitra strategis. Kemitraan ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui penguatan peran pemuda.
Sinergi antara pemerintah daerah, Karang Taruna, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat. Penguatan sinergi ini akan membuat program yang dijalankan lebih terarah. Tujuannya agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Banyumas.
Komitmen Karang Taruna Banyumas dan Metodologi Pendataan Sosial
Ketua Karang Taruna Banyumas, Juli Krisdianto, menyatakan kesiapan penuh. Organisasi ini siap menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Mereka juga berkomitmen dalam pemberdayaan masyarakat.
Pihaknya telah mulai menyusun metodologi pendataan sosial yang komprehensif. Metodologi ini dapat dimanfaatkan oleh pemerintah, termasuk data warga miskin yang dilengkapi dokumentasi serta informasi bantuan yang telah diterima.
“Kami sudah mulai membuat metodologi pendataan, sehingga ketika pemerintah membutuhkan data, misalnya terkait warga miskin di suatu desa, kami bisa menyajikan data lengkap beserta kondisi riil di lapangan,” kata Juli. Ia menegaskan bahwa sinergi dengan pemerintah akan terus ditingkatkan guna mendorong terwujudnya Banyumas yang lebih produktif, adil, dan sejahtera.
Pengurus inti Karang Taruna Kabupaten Banyumas periode 2026-2031 yang baru dikukuhkan meliputi:
- Juli Krisdianto (Ketua)
- Waryono (Wakil Ketua I)
- Imam Ahfas (Wakil Ketua II)
- Edris Santoso (Wakil Ketua III)
- Arif Yuliarso (Sekretaris)
- Alfiatun Khasanah (Wakil Sekretaris I)
- Mahmud Arif Alfajri (Wakil Sekretaris II)
- Wahyu Albar Sutisna (Bendahara)
- Balqis Fadilla (Wakil Bendahara I)
- Jatmono (Wakil Bendahara II)
Sumber: AntaraNews