Brimob Polda Sumbar Percepat Pembangunan Huntara Agam untuk Korban Bencana
Satuan Brimob Polda Sumbar mengerahkan personel untuk mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di tujuh titik di Kabupaten Agam, termasuk Padang Gantiang, demi segera menampung penyintas bencana.
Satuan Brimob Polda Sumatera Barat (Sumbar) aktif terlibat dalam percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam. Pengerahan 20 personel fokus pada pengecoran lantai huntara di Padang Gantiang, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk segera menyediakan tempat tinggal layak bagi para penyintas bencana.
Komandan Tim Pembangunan huntara, Ipda Andi Susandi, menjelaskan bahwa 20 personel tersebut bekerja sama dengan tenaga pekerja bangunan lainnya agar proses pembangunan dapat diselesaikan lebih cepat dari target semula. Meskipun ada kendala kecil, target penyelesaian pengecoran lantai tetap diupayakan rampung dalam waktu dekat.
Selain di Agam, Satuan Brimob Polda Sumbar juga memberikan bantuan serupa di beberapa lokasi lain, seperti Kapalo Koto Kota Padang, Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, dan Asam Pulau Kabupaten Padang Pariaman. Keterlibatan aktif personel Brimob ini krusial untuk memastikan hunian sementara dapat segera dihuni oleh para penyintas bencana yang membutuhkan.
Peran Brimob dalam Percepatan Pembangunan Huntara
Satuan Brimob Polda Sumbar telah mengerahkan 20 personelnya untuk membantu pembangunan hunian sementara di Padang Gantiang, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Personel ini secara spesifik membantu dalam proses pengecoran lantai huntara. Keterlibatan mereka diharapkan dapat mempercepat penyelesaian proyek ini.
Menurut Komandan Tim Pembangunan huntara, Ipda Andi Susandi, pengerjaan pengecoran telah berlangsung selama tiga hari. Tim menargetkan penyelesaian pengecoran lantai dapat rampung hari ini, meskipun sempat mengalami sedikit kendala. Kehadiran Brimob sangat membantu dalam mempercepat tahapan krusial ini.
Keterlibatan personel Satuan Brimob tidak hanya terbatas di Agam, tetapi juga meluas ke beberapa daerah lain yang membutuhkan. Mereka turut membantu pengerjaan huntara di Kapalo Koto Kota Padang, Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, dan Asam Pulau Kabupaten Padang Pariaman. Langkah ini menunjukkan respons cepat dan dukungan penuh dari kepolisian dalam penanganan pascabencana.
Sebaran Pembangunan Huntara di Kabupaten Agam
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agam, Rinaldi, mengungkapkan bahwa total ada tujuh titik lokasi pembangunan hunian sementara di wilayah Agam. Salah satu lokasi utama adalah Padang Gantiang, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, yang akan memiliki 88 unit huntara. Proses pembangunan di lokasi ini sedang berjalan intensif.
Rinaldi merinci lokasi pembangunan huntara lainnya di Agam. Di Lapangan Bola SDN 05 Kayu Pasak Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, dibangun sebanyak 117 unit. Lokasi ini bahkan sudah selesai dan telah ditempati oleh para penyintas.
Titik pembangunan lain meliputi:
- Lapangan Bola Jajaran Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan (51 unit)
- Lahan DOB Bancah Balingka, Kecamatan Ampek Koto (33 unit)
- Lapangan Lambeh, Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak (14 unit)
- Lahan Kampung Ujung, Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya (35 unit)
- Objek Wisata Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya (19 unit)
Total unit yang dibangun menunjukkan skala besar upaya pemulihan ini.
Sumber: AntaraNews