Bos Grab Apresiasi Perhatian Prabowo ke Pengemudi Ojol
Grab Indonesia menilai bahwa kebijakan ekonomi yang pro-investasi serta stabilitas politik yang terjaga di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo terhadap pengemudi sebagai bagian penting dari ekonomi digital nasional.
“Di momen satu tahun pemerintahan ini, arah kebijakan pemerintah yang menyeimbangkan pertumbuhan industri dengan peningkatan taraf hidup pekerja lapangan menjadi sinyal kuat bagi seluruh pelaku ekosistem digital untuk berkolaborasi lebih erat,” ujar Neneng.
Neneng kemudian mengutip data dari riset ITB 2023 yang menyebut bahwa sektor ini berkontribusi sebesar Rp382,62 triliun atau sekitar 2 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
“Pencapaian ini menegaskan peran strategis teknologi digital dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya saing ekonomi, sekaligus menjadi solusi sosial bagi masyarakat yang terdampak perubahan struktur ekonomi,” jelas dia.
Data riset ITB (2024) pun menunjukkan bahwa sekitar 50 persen mitra pengemudi Grab roda dua merupakan mantan korban PHK atau masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki sumber penghasilan tetap.
Peluang Ekonomi Baru
Menurut Neneng, sejak 2018 hingga 2024, ekosistem digital Grab telah menciptakan lebih dari 4,6 juta peluang ekonomi baru serta menyalurkan pembiayaan usaha senilai Rp6 triliun kepada lebih dari 445 ribu mitra dan UMKM melalui program GrabModal Mantul dan OVO Modal Usaha.
Selain itu, seluruh perjalanan melalui platform Grab kini dilindungi asuransi dengan total nilai klaim lebih dari Rp100 miliar, sementara program pelatihan keselamatan PAKEM (Pelatihan Akbar Keselamatan Mitra) telah menjangkau 75.000 pengemudi di seluruh Indonesia.
“Pandangan Presiden tentang pentingnya kesejahteraan pengemudi dan persaingan yang sehat menjadi landasan bagi tumbuhnya ekosistem transportasi digital yang berkelanjutan. Dan Grab berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan kepada mitra, menjaga keberlanjutan ekosistem, dan memastikan manfaat ekonomi digital dirasakan secara merata oleh semua pihak,” jelasnya.
Grab Sebut Bakal Perluas Investasi
Grab Indonesia menilai bahwa kebijakan ekonomi yang pro-investasi serta stabilitas politik yang terjaga di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif di Indonesia.
Perusahaan menilai, situasi ini memberikan ruang yang luas bagi perusahaan global seperti Grab untuk terus mengembangkan bisnisnya di Tanah Air.
“Grab juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah yang dinilai memberi kepercayaan kepada pelaku industri digital untuk berinvestasi dan menjadi bagian dari proses pembangunan ekonomi nasional,” jelas Neneng.
Seiring dengan kondisi tersebut, Grab berkomitmen memperluas investasi jangka panjang di Indonesia. Fokus investasi tidak hanya diarahkan pada sektor teknologi dan mobilitas, tetapi juga mencakup berbagai inisiatif yang mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta percepatan transisi menuju ekonomi hijau berkelanjutan.
“Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi digital yang inklusif dan ramah lingkungan, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara,” ungkap dia.